Bursa saham China menuju penurunan mingguan terpanjang sejak Juli 2012 di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Indeks Shanghai Composite telah ditetapkan untuk penurunan minggu keenam setelah tergelincir 0,2 persen pada hari Jumat. Industri, obat dan produsen bahan baku konsumen menjadi pemain terburuk minggu ini. Saham China Southern Airlines Co. dan Air China Ltd. telah merosot lebih dari 6 persen selama periode tersebut, tertekan oleh kenaikan harga bahan bakar dan melemahnya yuan. Data hari Jumat menunjukkan pertumbuhan laba perusahaan industri melambat menjadi 4,2 persen pada bulan April.

Sentimen terhadap saham-saham China berbalik bearish setelah kenaikan indikator ekonomi di bulan Maret tidak terbawa ke bulan April dan high-profile warning oleh Harian Rakyat tentang level utang negara yang tinggi meredam harapan untuk pelonggaran yang lebih. Indeks acuan ekuitas China telah turun 4 persen dalam bulan ini, memperpanjang penurunan tahun ini menjadi 20 persen untuk kinerja terburuk di antara 93 indeks global yang dilacak oleh Bloomberg.

Indeks Shanghai Composite turun 0,3 persen dalam minggu ini menjadi 2,816.47 pada pukul 10:13 pagi, dengan rebound di akhir hari perdagangan indeks Kamis kemarin mencegah penutupan dibawah level kunci 2.800. Indeks tersebut telah turun 4 persen dalam bulan ini, memperpanjang penurunan tahun ini menjadi 20 persen untuk kinerja terburuk di antara 93 indeks global yang dilacak oleh Bloomberg.

Indeks Hang Seng China Enterprises turun 0,6 persen pada hari Jumat, menghapus gain pekan ini menjadi 2,1 persen. Indeks Hang Seng turun 0,3 persen, memangkas keuntungan periode ini menjadi 2,4 persen. Sementara itu Indeks CSI 300 turun 0,3 persen, memperpanjang kerugian pekan ini menjadi 0,8 persen.(frk)

Sumber: Bloomberg