Euro tergelincir pada risiko politik Italia dan kenaikan imbal hasil obligasi AS – Pt Solid Berjangka

 

Pt Solid Berjangka ~ Euro melayang di dekat posisi terendah lima bulan pada hari Kamis seiring para investor cemas tentang tuntutan partai-partai kerakyatan Italia dan seiring kenaikan baru dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mendukung permintaan untuk dolar.

Euro bergerak mendekati level $ 1,18, berada di level $ 1,1795 dan turun 0,1 persen pada hari ini, sedikit di atas level 1,7863 yang merupakan level rendah pada 2018 yang disentuh pada hari Rabu.

Euro telah merosot lebih dari 1,24 pada bulan April setelah reli kuat dolar di mana investor telah bertaruh bahwa suku bunga AS akan perlu naik lebih lanjut untuk mengekang inflasi sementara bank sentral lainnya menunda pengetatan.

Itu telah memaksa investor dengan posisi besar terhadap dolar, yang telah diprediksi akan jatuh pada 2018, untuk berburu-buru menutup posisi mereka sehingga mendorong greenback lebih tinggi.

Beberapa analis mengatakan pasar masih senang dengan kemungkinan kenaikan dolar.

Indeks dolar berada di posisi 93,373 di bawah tinggi level tertinggi 2018.

Imbal hasil Treasury AS melanjutkan reli baru-baru ini dengan imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun menyentuh 3,12 persen, tingkat tertinggi sejak 2011.

Dolar naik 0,2% ke level 110,575 yen, tertinggi sejak Januari.

Dolar Australia bertambah 0,2 persen ke level $ 0,7529 setelah naik 0,6 persen semalam, didukung oleh kenaikan harga komoditas seperti tembaga. Mata uang terkait komoditas lainnya seperti dolar Kanada juga naik. (sdm)

Sumber: Reuters

source

The euro hovered near five-month lows on Thursday as investors fretted about the demands of Italian populist parties and as a fresh rise in U.S. government bond yields underpinned demand for the dollar.

The euro laboured close to the $1.18 mark at $1.1795 and down 0.1 percent on the day, slightly above the $1.1763 2018 low it hit on Wednesday.

The euro has slumped from more than $1.24 in April after a blistering dollar rally in which investors have bet that U.S. interest rates will need to rise further to curb inflation while other central banks postpone tightening.

That has forced investors with big positions against the dollar, which had been predicted to fall in 2018, to rush to unwind and cover their positions, pushing the greenback even higher.

Some analysts say the market is still complacent about the possibility of the dollar rising.

The dollar index paused at 93.373 below the 2018 high of

U.S. Treasury yields continued their recent rally with the 10-year government bond yield hitting 3.12 percent, the highest since 2011.

The dollar rose 0.2 percent 110.575 yen, its highest since January.

The Australian dollar added 0.2 percent to $0.7529 after gaining 0.6 percent overnight, buoyed by a rise in prices of commodities such as copper. Other commodity-linked currencies like the Canadian dollar also advanced.

Source: Reuters

 

 

Pt Solid Berjangka