Pt Solid Berjangka | Euro turun, terbebani ekonomi yang suram, Brexit angkat pound

 

Pt Solid Berjangka ~ Euro tergelincir terhadap dolar dan pound pada hari Rabu seiring kekhawatiran tentang prospek ekonomi zona euro membebani mata uang tunggal sementara sterling naik lebih tinggi sebelum pemungutan suara tidak percaya pada pemerintah Perdana Menteri Theresa May.

Pemerintah Perdana Menteri Theresa May menghadapi pemungutan suara pada hari Rabu setelah kekalahan telak dari perjanjian perceraian Brexit oleh parlemen membuat Inggris keluar dari Uni Eropa dalam kekacauan hanya 10 minggu sebelum perceraian.

Meskipun pound telah tenggelam lebih dari 1 persen terhadap dolar pada hari Selasa sebelumnya, pound kembali menguat setelah pemungutan suara di parlemen, dengan kekalahan yang cukup besar pada May terlihat memaksa Inggris untuk mengejar opsi yang berbeda.

Sebagai akibatnya, mata uang tunggal turun 0,3 persen terhadap pound untuk menyentuh level terendah tujuh minggu di 88,44 pence.

Euro telah terpukul awal pekan ini, karena data menunjukkan Jerman nyaris lolos dari resesi di paruh kedua tahun 2018 dan kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi memperingatkan ekonomi zona euro lebih lemah dari yang diharapkan.

Dolar melemah 0,1 persen ke level 108,56 yen setelah naik 0,5 persen terhadap rekan Jepangnya semalam di tengah surutnya penghindaran risiko lebih lanjut dengan saham AS membukukan kenaikan kuat.

Franc Swiss, yang cenderung meningkat pada saat ketegangan politik dan gejolak pasar bersama dengan yen, datar di level 0,9879 franc per dolar.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama sedikit lebih rendah di 95,982 setelah naik hampir 0,5 persen pada hari sebelumnya, ketika menyentuh level tertinggi 11-hari di 96,261.

Dolar Australia datar di $ 0,72055 setelah turun 0,2 persen pada hari Selasa. (Sdm)

Sumber: Reuters

source

The euro slipped against the dollar and the pound on Wednesday as worries about the outlook of the euro zone economy weighed on the single currency while sterling edged higher before a no-confidence vote on Prime Minister Theresa May’s government.

Prime Minister Theresa May’s government faced the vote on Wednesday after the crushing defeat of her Brexit divorce deal by parliament left Britain’s exit from the European Union in disarray just 10 weeks before it is due to leave.

Though the pound had sunk more than 1 percent against the dollar earlier on Tuesday, it rallied back after the parliamentary vote, with the sizable defeat for May seen forcing Britain to pursue different options.

As a consequence, the single currency fell as much as 0.3 percent against the pound hitting a seven-week low of 88.44 pence.

The euro had already been hit earlier this week, as data showed Germany barely escaped a recession in the second half of 2018 and European Central Bank chief Mario Draghi warned the euro zone economy was weaker than expected.

The dollar eased 0.1 percent to 108.56 yen after advancing 0.5 percent against its Japanese peer overnight amid a further ebb in risk aversion with U.S. stocks posting strong gains.

The Swiss franc, which tends to gain in times of political tensions and market turmoil along with the yen, was flat at 0.9879 franc per dollar.

The dollar index against a basket of six major currencies was marginally lower at 95.982 after climbing almost 0.5 percent the previous day, when it brushed an 11-day high of 96.261.

The Australian dollar was flat at $0.72055 after dipping 0.2 percent on Tuesday.

Source: Reuters

 

Pt Solid Berjangka