PT Solid Gold

5 Fakta Uji Coba Bayar Tol Tanpa Setop Pakai Stiker – PT Solid Gold

PT Solid Gold Semarang | PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya yakni PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) sedang mengujicobakan cara pembayaran tol nirsentuh atau touchless transaction Single Lane Free Flow-(SLFF) berbasis stiker berteknologi RFID.

Dengan SLFF itu, pengendara bisa melewati gerbang tol tanpa setop, karena stiker RFID akan secara otomatis melakukan pembayaran saat melewati gerbang tol.

Berikut 5 fakta terkait pembayaran tol tanpa sentuh.

1. Uji Coba Terbatas

Uji coba SLFF itu dilakukan terbatas, yakni pada kalangan tertentu, dan juga bekerja sama dengan pengguna eksternal. Di antaranya ada beberapa BUMN dan beberapa komunitas otomotif yang mendapatkan stiker RFID tersebut, dan sudah memasangkannya di mobil, sehingga bisa menguji coba membayar tol tanpa setop.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan selain pihak yang sudah ditetapkan untuk uji coba, pihaknya belum bisa menyediakan stiker untuk masyarakat umum yang mau ikut uji coba tersebut.

“Ini belum bisa untuk umum, belum bisa pada saat ini,” ungkap Dwimawan kepada detikcom, Senin (22/3/2021).

Salah satu komunitas otomotif yang mendapatkan kesempatan uji coba membayar tol tanpa setop itu adalah klub Pajero Indonesia ONE (PI.ONE), dan beberapa komunitas lainnya.

2. Bocoran Gerbang Tol yang Uji Coba Bayar Tol Tanpa Setop

Ada 50 gerbang tol di ruas lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), dalam kota, Jakarta-Tangerang (Janger), dan Jakarta-Cikampek (Japek), serta 3 gerbang tol di ruas Tol Bali Mandara yang sedang mengujicobakan pembayaran tanpa setop.

Dengan teknologi ini, pengendara mobil bisa langsung melewati gerbang tol karena palangnya otomatis terbuka jika sudah memasang stiker RFID itu. Namun, pengendara harus memiliki aplikasi Let It Flo, dan mengisi saldo melalui LinkAja, dan nantinya akan langsung terhubung pada stiker tersebut.

Jasa Marga belum memberikan daftar lengkap gerbang tol yang sedang diuji coba tersebut. Namun, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru membeberkan beberapa gerbang tol yang sedang mengujicobakan teknologi bayar tol tanpa setop.

“Di mana yang kami uji cobakan? Antara lain gerbang tol Semanggi, Pondok Gede, dan Pondok Ranji,” ujar Dwimawan.

3. Cara Bayar Tol Tanpa Setop

Untuk bisa membayar tol tanpa setop, pengendara harus mengunduh aplikasi Let It Flo atau FLO di ponsel pintarnya. Kemudian, pengendara harus mengisi saldo FLO dengan membeli voucher di aplikasi LinkAja.

Selanjutnya, apabila sudah mengisi saldo, perangkat keras di gerbang tol akan memindai stiker RFID tersebut, dan pengendara akan bisa melewati gerbang tol tanpa setop.

“Kami sedang melakukan uji coba terbatas Let it Flo (aplikasi solusi touch-less transaction Single Lane Free Flow-SLFF, berbasis teknologi RFID) yang saat ini sedang dikembangkan oleh PT Jasamarga Tollroad Operator, selaku anak perusahaan Jasa Marga,” urainya.

4. Aman Nggak Sih?

Dwimawan menerangkan, stiker tersebut tersambung dengan aplikasi FLO. Dengan demikian, meskipun stiker tersebut hilang atau dicuri, tak akan bisa digunakan oleh orang lain.

“Dicuri juga nggak ada gunanya, kan itu pairing dengan akun. Percuma orang pakai juga,” tegas Dwimawan.

Ia mengatakan, orang lain yang mengambil stiker tersebut yang sudah terpasang di sebuah mobil tak akan bisa lagi menggunakannya untuk membayar tol.

“Bagi orang lain nggak punya nilai komersial. Dia pairing ke akun kita. Harus install aplikasi Let It Flow, diisi, kerja sama dengan LinkAja. Kalau sudah diisi pakai voucher yang dibeli di LinkAja, aplikasinya jadi ada saldonya dan baru bisa digunakan transaksi. Nanti otomatis, kalau ada saldonya langsung dipotong, langsung palangnya terbuka otomatis. Tapi ini masih uji coba ya,” papar dia.

5. Kapan Diterapkan?

Dwimawan mengatakan, uji coba masih terus berlangsung. Saat ini, uji coba sedang dilakukan di kalangan pengguna internal, dan juga bekerjasama dengan pengguna eksternal.

“Di antaranya ada beberapa BUMN dan beberapa komunitas otomotif yang kami ajak menguji kehandalan sistem dan mendapatkan berbagai masukan dari mereka, dalam rangka pengembangan sistem transaksi yang dilakukan Jasa Marga,” urainya.

Ia menegaskan, Jasa Marga belum menyediakan stiker tersebut untuk kegiatan komersial. Nantinya, penerapan bayar tol tanpa sentuh atau membuka kaca mobil akan diputuskan oleh pemerintah.

“Yang kami lakukan saat ini, hanya sebatas uji coba yang lingkupnya masih terbatas, dan tidak komersial. Implementasi touch-less transaction ini nantinya tentu akan ditetapkan pemerintah sebagai regulator yang memiliki kewenangan untuk itu,” tutup dia.

sumber:detik.com – PT Solid Gold