PT Solid Gold Berjangka

Amonium Nitrat, Terkenal Sedunia Usai Ledakan di Lebanon | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Semarang | Ledakan di Lebanon menewaskan sedikitnya 78 orang. Amonium nitrat diduga biang keladinya dan membuat warga dunia penasaran dengan bahan pupuk ini.

“Setidaknya 78 orang telah meninggal dan 4.000 menderita luka-luka dalam ledakan dan kebakaran yang mengguncang Beirut pada hari Selasa,” sebut Kementerian Kesehatan Lebanon, dikutip dari New York Times.

Ledakan 22.750 ton amonium nitrat memang bukan main-main. Udara di Kota Beirut pun dilaporkan tercemar dinitrogen oksida (N2O) sebagai dampak dari ledakan amonium nitrat (N2H4NO3). Sepanjang hari, warga dunia bertanya-tanya soal apa itu amonium nitrat.

Inilah fakta unik dan menarik amonium nitrat:

1. Apa itu amonium nitrat?

Amonium Nitrat adalah menurut Live Science adalah senyawa kimia berwujud kristal putih dan bisa larut dalam air. Rumus kimianya adalah N2H4NO3. Amonium nitrat punya manfaat sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Namun memang, amonium nitrat menyimpan bahaya. Ia harus dijauhkan dari api atau minyak yang bisa terbakar. Amonium nitrat dari zat padat bisa meledak menjadi gas dinitrogen oksida (N2O) dan uap air (H2O).

2. Aneka kasus ledakan akibat amonium nitrat

Ledakan di Lebanon bukan kejadian pertama akibat amonium nitrat. Pada 16 April 1947 di sebuah dermaga di Texas City, Texas, AS terjadi ledakan 2.300 ton pupuk. Akibatnya sepele, rokok yang dinyalakan buruh pelabuhan. 581 Orang tewas, 3.500 lainnya luka-luka. Kerugian USD 100 juta.

Pupuk amonium nitrat juga pernah digunakan oleh teroris Timothy McVeigh dan Terry Nichols untuk membunuh 168 orang dalam pemboman di Gedung Federal Alfred P Murrah di Kota Oklahoma pada 1995. Bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang juga memakai amonium nitrat. Bom Oslo 2011 oleh Anders Behring Breivik yang menewaskan delapan orang juga sama.

3. Fakta ilmiah amonium nitrat

Amonium nitrat merupakan garam ionik yang terdiri dari kation amonium (NH4) dan anion nitrat (NO3) menjadi senyawa N2H4NO3. Berdasarkan informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Apabila terhirup, amonium nitrat dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dengan gejala batuk, sakit tenggorokan dan napas yang pendek.

4. Kenapa amonium nitrat bisa meledak besar

Gabriel da Silva dari University of Melbourne mengatakan amonium nitrat tidak menginisiasi api. Bahan kimia ini bersifat oksidator yang menyerap oksigen dari lingkungan sekitar. Oksigen yang diserap amonium nitrat inilah yang mengakibatkan api mudah membesar.

Amonium nitrat hanya bisa menjadi ledakan dalam kondisi tertentu. Misal saat amonium nitrat tercemar minyak hingga menjadi sangat eksplosif. Ketika meledak, amonium nitrat dari zat padat mendadak menjadi 2 jenis gas yaitu dinitrogen oksida (N2O) dan uap air (H2O) serta tentunya efek ledakan yang merusak.

5. Hubungannya dengan teknologi NOS dan gas tertawa

Amonium nitrat jika dipanaskan atau meledak, menjadi dinitrogen oksida (N2O) dan uap air (H2O). Persamaan kimianya adalah sebagai berikut:

NH4NO3 (s) → 2 H2O (g) + N2O (g)

N2O ini dijuluki sebagai gas tertawa. Ilmuwan kimia asal Inggris, Sir Humphry Davy (1778-1829) yang pertama kali bereksperiman dengan memanaskan amonium nitrat untuk menciptakan gas tertawa.

Gas tertawa dipakai dokter gigi untuk anestesi ringan. Namun gas ini juga dipakai dalam balapan mobil menambah kecepatan yang disebut NOS (Nitrous Oxide Systems). Film kebut-kebutan mobil macam Fast and Furious sering menampilkan NOS dalam beberapa kali adegannya.

sumber:detik.com – PT Solid Gold Berjangka