Minyak Menuju Rally Mingguan Terpanjang Sejak 2015 pada Pasokan Crunch – Pt Solid Gold Berjangka

 

Minyak menuju kenaikan beruntun mingguan terpanjang dalam hampir empat tahun terakhir di tengah prospek krisis pasokan, meskipun kenaikannya moderat seiring investor menunggu tanggapan OPEC terhadap sanksi AS yang lebih ketat terhadap Iran.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 38 sen menjadi $ 64,83 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 11:27 pagi waktu Singapura. Kontrak ditutup turun 1 persen pada hari Kamis dan naik 84 sen pekan ini. Terakhir kali WTI melakukan reli selama lebih dari 8 minggu berturut-turut pada Mei 2015.

Brent untuk penyelesaian Juni turun 21 sen, atau 0,3 persen, menjadi $ 74,14 per barel di ICE (NYSE: ICE) yang berbasis di London. Kontrak naik hingga setinggi $ 75,60 per barel pada Kamis sebelum ditutup 0,3 persen lebih rendah. Naik 3 persen untuk minggu ini, bersiap untuk kenaikan mingguan kelima. Minyak mentah patokan global berada pada premi $ 9,30 untuk WTI. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

source

Oil headed for its longest weekly winning streak in almost four years on the prospect of a supply crunch, although the gains are moderating as investors wait for OPEC’s response to tighter U.S. sanctions on Iran.

West Texas Intermediate for June delivery fell 38 cents to $64.83 a barrel on the New York Mercantile Exchange at 11:27 a.m. in Singapore. The contract closed down 1 percent on Thursday and is up 84 cents this week. The last time WTI rallied for more than eight consecutive weeks was in May 2015.

Brent for June settlement was down 21 cents, or 0.3 percent, to $74.14 a barrel on the London-based ICE (NYSE:ICE) Futures Europe exchange. The contract rose to as high as $75.60 a barrel on Thursday before closing 0.3 percent lower. It’s up 3 percent for the week, set for a fifth weekly gain. The global benchmark crude was at a premium of $9.30 to WTI.

Source : Bloomberg

 

Pt Solid Gold Berjangka