Pt Solid Gold Berjangka ~ Tampung dana Tax Amnesty, Menteri Rini tawarkan kilang Balikpapan

minyak4Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menawarkan instrumen investasi pada peserta Tax Amnesty di kilang minyak Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur. Menteri Rini mengungkapkan, Pertamina membutuhkan investasi bernilai USD 5 miliar untuk pembangunan kilang ini.

Pembangunan diharapkan selesai pada 2019 untuk tahap I dan 2022 untuk tahap II. “Kita tawarkan investasi sebesar USD 5 miliar dengan Internal Rate of Return (IRR) 10-12 persen kilang di Balikpapan. Banyak sekali yang kita siapkan. Nantinya jadi tanggungjawab manager investasi,” kata Menteri Rini di Kantornya, Jakarta, Senin (25/7).

Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman mengungkapkan, jika nantinya ada dana repatriasi yang masuk, proyek kilang Balikpapan diperkirakan bisa selesai lebih cepat.

“Kita ada juga kebutuhan yang besar-besar misalnya Balikpapan. Balikpapan itu memang kita sequence USD 2,5 miliar (tahap I)- USD 2,5 miliar (tahap II). Nah kalau memang ada yang berminat ke situ itu bisa kita akselerasi lebih cepat. Jadi bisa misalnya investasi yang semula USD 2,5 miliar untuk lima tahun. Terus USD 2,5 miliar lagi untuk dua tahun berikutnya itu kalau memang ada yang berminat bisa kita akselerasi jadi USD 5 miliar untuk lima tahun pertama,” jelasnya.

Saat ini pihaknya masih mengkaji instrumen pendanaan yang tepat untuk menampung dana repatriasi dalam investasi proyek. “Instrumennya apa nanti kita kembangkan, bentuknya mungkin semi equity untuk jangka panjang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan, aliran dana repatriasi tax amnesty akan disalurkan untuk investasi pembangunan infrastruktur di sektor migas. Misalnya, proyek infrastruktur pembangunan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti kilang dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Banyak, jumlah proyeknya ratusan, kita butuh investasi sekitar USD 46 miliar ,” ujarnya di Gedung Arsip Kementerian ESDM, Tangerang Selatan.(Pt Solid Gold Berjangka)

Pt Solid Gold Berjangka