saham jepang 3Solid Gold ~ Saham Asia turun dari level tertingginya delapan bulan karena perusahaan konsumen-diskresi memimpin penurunan dan kepala Bank of Japan Haruhiko yang merupakan oposisi Kuroda menyebutkan kebijakan yang disebut helicopter money membawa penurunan pada ekuitas Tokyo.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5 persen ke 134,08 pada 16:10 sore di Hong Kong, memangkas kenaikan pekan ini ke 0,3 persen. Indeks Topix turun sebesar 0,9 persen yang dipimpin oleh eksportir, memangkas kenaikan untuk pekan ini menjadi 0,8 persen. Investor terfokus pada komentar dari Kuroda, bahkan setelah sebuah laporan dari surat kabar Nikkei yang mengatakan bahwa paket stimulus Jepang bisa sama besar 30 triliun yen ($ 283 miliar).

Pada tahap ini “tidak perlu dan tidak ada kemungkinan untuk helicopter money,” kata Kuroda dalam program BBC Radio 4 yang ditayangkan Kamis dan penyiar dalam acara tersebut mengatakan bahwa tercatat pada 17 Juni “Pada saat ini, Bank of Japan memiliki tiga Pilihan dengan pelonggaran kuantitatif dan kualitatif dengan suku bunga negatif. “kebijakan saat ini dapat diperluas jika diperlukan dan tidak ada batasan yang signifikan untuk stimulus moneter lebih lanjut, katanya.(Solid Gold)

Sumber: Bloomberg

source

Asian stocks retreated from an eight-month high as consumer-discretionary companies led losses and Bank of Japan chief Haruhiko Kuroda�s opposition to so-called helicopter money dragged Tokyo equities lower.

The MSCI Asia Pacific Index declined 0.5 percent to 134.08 as of 4:10 p.m. in Hong Kong, paring its advance this week to 0.3 percent. The Topix index slipped 0.9 percent led by exporters, trimming its gain for the week to 0.8 percent. Investors focused on the comments from Kuroda, even after a Nikkei newspaper report said Japan�s stimulus package could be as large as 30 trillion yen ($283 billion).

At this stage there is “no need and no possibility for helicopter money,” Kuroda said in a BBC Radio 4 program that was aired Thursday and that the broadcaster said was recorded on June 17. â��At this moment, the Bank of Japan has three options with quantitative and qualitative easing with negative interest rates.” These current policies can be expanded if needed and there are no significant limitations to further monetary stimulus, he said.

Source : Bloomberg

Solid Gold