Emas tergelincir meski dolar AS menuju penurunan keempat beruntun – Solid Berjangka

Solid Berjangka – Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih rendah dalam perdagangan yang bergelombang hari Senin, dengan indeks pengukur dolar AS, aset yang berpengaruh untuk komoditas, juga bersiap untuk penurunan multisesi.

Dalam perdagangan terakhir, emas Juni kehilangan $ 2,20, atau 0,2%, ke level jadi $ 1,318.50 per ounce. Emas bergarak di zona positif pada hari sebelumnya. Emas berjangka telah bertahan di level bawah penyelesaian Kamis di level $ 1,322.30, level tertinggi dalam beberapa pekan, penyelesaian tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 27 April. Emas berjangka mencatatkan kenaikan sekitar 0,5% pekan lalu, namun, itu merupakan kenaikan mingguan pertama dalam waktu sekitar satu bulan .

Dolar naik 0,6% sejauh ini di bulan Mei, memangkas penurunannya selama 12 bulan terakhir menjadi sekitar 7%. Mata uang AS yang lebih kuat membuat emas dalam denominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pengguna mata uang lainnya. Kenaikan terbaru dalam doalr telah membantu membatasi pergerakan emas.

Masa ketidakpastian geopolitik pada setidaknya tiga front, termasuk Iran, Korea Utara dan perdagangan dengan China, telah mengguncang pasar, tetapi belum menimbulkan jenis ketidakpastian yang cukup untuk mendorong emas lebih tinggi.

Indeks Dollar AS – yang mengukur greenback terhadap setengah lusin rekannya – jatuh ke level 92.367 pada hari Senin, turun dari level 92.509 pada akhir Jumat di New York. Dolar merasakan penurunan mingguan pertama sampai Jumat lalu setelah tiga kenaikan mingguan berturut-turut seiring data inflasi yang relatif lemah memicu keraguan atas ekspektasi pasar untuk dua tambahan, bukan tiga, kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada 2018. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

Source

Gold futures traded slightly lower in bumpy trade on Monday, with a popular gauge for the dollar putting the buck, an influential asset for the commodity, also poised for a multisession skid.

In recent trading, June gold fell $2.20, or 0.2%, to $1,318.50 an ounce. It was positive earlier in the day. Gold futures have held below Thursday’s settlement at $1,322.30, which marked a recent peak, the highest finish for a most-active contract since April 27. Gold futures logged a roughly 0.5% rise last week, however, the first weekly climb in about a month.

The dollar is up 0.6% so far in May, trimming its drop over the past 12 months to about 7%. A stronger U.S. currency makes dollar-denominated gold most expensive for user of other currencies. A recent ascent in the buck has helped to limit gold’s moves.

A time of geopolitical uncertainty on at least three fronts, including Iran, North Korea and trade with China, has rattled markets, but hasn’t engendered the type of uncertainty sufficient to push bullion higher.

The ICE U.S. Dollar Index – which measures the greenback against a half-dozen counterparts – fell to 92.367 Monday, down from 92.509 late Friday in New York. The buck suffered its first weekly decline through Friday after three consecutive weekly gains as relatively subdued inflation data stirred doubt over market expectations for two additional, rather than three, interest-rate hikes by the Federal Reserve in 2018.

Source: Marketwatch

 

 

Solid Berjangka