Solid Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Semarang Salurkan 500 APD di Empat RS Rujukan Covid-19 – Solid Berjangka

Solid Berjangka Semarang | Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, PT Solid Gold Berjangka (SGB) Semarang menyumbang 500 alat pelindung diri untuk tenaga medis. Donasi 500 APD tersebut disalurkan kepada empat rumah sakit (RS) rujukan untuk Covid 19 di Semarang, yaitu RSUD Tugurejo, RSUD Dr Amino Gondohutomo, RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN), dan RSUP Kariadi Semarang, Selasa (5/5)

”Tenaga medis merupakan garda terdepan dalam menyelamatkan jiwa masyarakat. Oleh sebab itu, agar tidak semakin banyak tenaga medis menjadi korban, kami mendonasikan APD. Hal ini agar tenaga medis lebih percaya diri dan fokus dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Itulah alasan kami memilih RS sebagai fokus bantuan perusahaan untuk saat ini,” terang Pimpinan Cabang SGB Semarang, Conny Lumandung, Selasa (5/5).

Pihaknya terus mendukung upaya pemerintah dan saran dari para tenaga medis dalam rangka memerangi wabah Covid-19 antara lain mewajibkan seluruh karyawan untuk menghindari tempat-tempat keramaian dan rajin mencuci tangan secara baik dan benar. ”Kita berharap pandemi ini bisa segera hilang sehingga seluruh masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal,” ujar Conny.

Kendati saat ini tengah berlangsung program Work from Home (WHF) ditengah pandemi menurut Conny, pertumbuhan kinerja SGB Semarang tetap terjaga positif. Kenaikan indeks harga emas dalam beberapa bulan terakhir termasuk di tengah pandemi membawa peluang investasi tersendiri bagi nasabah pialang berjangka. Karena mereka bisa mendapatkan peluang keuntungan dengan range poin mencapai 15-20 poin.

Alhasil jumlah nasabah pada bulan maret mengalami peningkatan dibanding bulan Februari dari 10 menjadi 19 nasabah baru. Selain itu diikuti peningkatan volume transaksi dari 1.047 lot menjadi 1.125 lot. Conny mengungkapkan, harus diakui memang ada beberapa kendala ditengah kebijakan WFH yaitu, social distancing.

”Dengan kebijakan tersebut, kami tidak bisa melakukan kunjungan nasabah yang berada diluar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan karantina wilayah. Atau pembatasan masuknya warga yang bukan berasal dari daerahnya. Namun demikian kami mengantisipasinya dengan meeting online / video call bersama dengan investor menggunakan beberapa aplikasi,” terangnya.

Sumber: suaramerdeka.com –  Solid Berjangka