Saham AS menuju kenaikan, tetapi gelisah, terkait aksi jual – Solid Berjangka

 

saham asSolid Berjangka Semarang ~ Saham AS tampaknya akan dibuka lebih tinggi pada hari Selasa ini, setelah mengalami awal yang buruk di bulan ini serta kuartal baru terkait aksi jual pada saham teknologi.

Dow Jones Industrial Average berjangka naik 51 poin, atau 0,2% menjadi 23.603, sementara indeks berjangka S&P 500 naik 10,25 poin atau 0,4% menjadi 2.585,75. Indeks berjangka Nasdaq-100 naik 32,25 poin atau 0,5% menjadi 6.425,50.

Saham AS jatuh pada hari Senin yang dipimpin oleh aksi jual pada saham teknologi kelas berat. Dow ditutup turun 458,92 poin, atau 1,9%, menjadi 23.644,19. Semua 30 komponen berada di bawah rata-rata pergerakan 50 hari, pertanda bahwa momentum jangka pendek mungkin berarah ke bawah.

Indeks S&P 500 turun 2,2%, ditutup di bawah rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak pemungutan suara Inggris untuk Brexit pada bulan Juni 2016.

Sementara itu, Indeks Nasdaq Composite tergelincir 2,7%. Indeks teknologi kelas berat turun 0,5% untuk 2018 dan mendekati wilayah koreksi, yang didefinisikan sebagai penurunan setidaknya 10% dari level puncaknya.(yds)

Sumber: Marketwatch

source

U.S. stocks looked set to open higher on Tuesday, after suffering a rough start to the new month and quarter as technology stocks struggled.

Dow Jones Industrial Average futures rose 51 points, or 0.2% to 23,603, while S&P 500 futures added 10.25 points, or 0.4%, to 2,585.75. Nasdaq-100 futures were up 32.25 points, or 0.5%, to 6,425.50.

Led by selling for big technology names, U.S. stocks tumbled on Monday. The Dow finished down 458.92 points, or 1.9%, to 23,644.19. All 30 components were below their 50-day moving average, a sign that short-term momentum may be trending to the downside.

The S&P 500 declined 2.2%, closing below its 200-day moving average for the first time since the United Kingdom’s vote for Brexit in June 2016.

Meanwhile, the Nasdaq Composite Index slid 2.7%. The tech-heavy index is down 0.5% for 2018 and nearing correction territory, defined as a drop of at least 10% from a peak.

Source: Marketwatch

 

 

SOLID BERJANGKA