Solid Berjangka | Sudah Setahun Jack Ma Menghilang Tanpa Kejelasan

Sudah Setahun Jack Ma Menghilang Tanpa KejelasanSolid Berjangka

Solid Berjangka Semarang | Pada Oktober 2020 setahun lalu, Jack Ma berpidato yang mengkritik sistem keuangan China. Sejak itulah, bisa dikatakan dia hilang secara misterius tanpa kejelasan yang memadai di mana lokasinya dan bagaimana keadaannya. Ia hanya beberapa kali muncul, kebanyakan di dunia maya.

Awalnya, kritik kerasnya pada sistem finansial di China bikin pemerintah China marah, bahkan menurut sumber, Presiden Xi Jinping sendiri yang memerintahkan IPO Ant Financial, perusahaan Jack Ma yang hendak melantai di bursa saham, dihentikan. Tak hanya itu, Alibaba kemudian didenda besar karena tuduhan aksi monopoli.

Jack Ma berpidato di Bund Summit, sebuah event di Shanghai yang dihadiri ratusan bankir dan perwakilan pemerintah China. Pada intinya, ia mengatakan bahwa regulasi keuangan yang ada sekarang dan sistem perbankan di China sudah ketinggalan zaman.

Menurut Ma, sistem aturan perbankan yang disebut Basel Accords, yang dipakai sebagai regulasi di dunia dan di China, dibuat oleh sekelompok orang-orang tua. Ia mempertanyakan apakah China masih membutuhkannya di tengah perkembangan pesat pada saat ini.

Ma menambahkan, sistem finansial China masih didominasi bank pemerintah yang besar dan sebenarnya membutuhkan teknologi lain. “Bank besar seperti sungai besar, kita perlu kolam, anak sungai dan sistem kanal kecil. Tanpa itu di ekosistem, banjir dan kekeringan akan selalu terjadi,” kata Jack Ma mengibaratkan.

Bahkan ia menyebut bisnis bank di China dijalankan seperti rumah gadai, di mana bank selalu meminta jaminan cukup untuk pinjaman. Akibatnya, banyak bisnis kecil kesulitan mendapatkan pinjaman. Di masa depan, keputusan memberi pinjaman menurutnya harus diputuskan oleh big data dan rekam jejak kredit.

Ia melanjutkan, sistem perbankan secara umum dirancang untuk industri masa lalu, tapi di masa mendatang perlu memakai teknologi baru termasuk big data, cloud dan blockchain. “Inovasi selalu datang bersama risiko, tidak ada inovasi tanpa risiko. Tapi risiko terbesar adalah jika mencoba meminimalisir risiko sampai nol,” lanjut Jack Ma.

Pidato Jack Ma itu turut didengarkan oleh para pejabat top termasuk gubernur bank sentral China, Yi Gang, Wakil Menteri Keuangan Zou Jiayi serta Wang Qishan, tangan kanan Presiden Xi Jinping. Menurut sumber, mereka seperti tertampar karenanya dan langsung mengambil tindakan.

“Jack Ma telah menjadi terlalu arogan. Maka memang mereka perlu mengikatkan tali pada Ant yang telah menjadi monster,” sebut seorang bos bank internasional yang meminta anonim.

“Partai Komunis China kembali mengingatkan pada semua pebisnis swasta bahwa tak peduli seberapa kaya dan sukses Anda, mereka bisa menggoyang Anda sewaktu-waktu,” cetus Bill Bishop, pengamat China.

Sejak Oktober 2020, Jack Ma tidak pernah lagi bicara banyak seperti yang kerap ia lakukan dahulu dan lokasinya pun tidak diketahui dengan pasti.

“Jack Ma tidak pernah terlihat sejak akhir Oktober, jika yang disebut terlihat adalah benar-benar dapat diamati, terverifikasi oleh fotografer, di publik dan dalam kondisi bebas. Kita lebih tahu di mana dan seperti apa kondisi Alexei Navalny yang dipenjara Vladimir Putin, ketimbang Jack Ma,” sebut News.com.au.

Januari silam, Jack Ma menampakkan diri kala bertemu dengan 100 guru pedesaan di China melalui video meeting online, namun tak diketahui dia ada di mana. Pertengahan April, ia muncul bareng Vladimir Putin, menghadiri pertemuan online Russian Geographical Society. Akan tetapi dia tak berbicara sama sekali.

Pertengahan Mei, Jack Ma akhirnya muncul secara fisik di mana ia terlihat mengunjungi markas besar Alibaba di Hangzhou bertepatan dengan event tahunan perusahaan itu untuk para karyawan dan keluarganya. Namun tidak banyak rekaman dirinya berada di sana.

“Apa yang tidak kita ketahui adalah apa yang terjadi pada pria ini. Tidak ada dari kemunculannya itu menunjukkan tentang nasibnya yang sebenarnya, hanya menunjukkan fakta bahwa dia mungkin masih hidup,” sebut kolumnis Forbes, George Calhoun.

Pada pertengahan Juni, Executive Vice Chairman Alibaba, Joe Tsai, yang juga sobat Jack Ma, membeberkan nasibnya, mungkin juga untuk menenangkan publik. “Dia menghindari sorotan pada saat ini, saya berbicara dengan dia setiap hari,” kata Tsai.

Ia menambahkan Jack Ma saat ini gemar melakukan hobinya. “Dia sesungguhnya baik-baik saja, sangat baik. Dia melukis sebagai hobi, lukisannya cukup bagus,” papar Tsai.

Meski begitu, membayangkan Jack Ma akan kembali naik panggung memberikan pidato visioner dan inspiratif seperti dulu, tampaknya tidak terbayangkan sampai sejauh ini.

sumber : detik.com – Solid Berjangka