Bursa Asia Turun Seiring Pasar Tunggu Berita Perdagangan – Solid Gold Berjangka

 

Solid Gold Berjangka ~ Saham Asia tergelincir dari level tertinggi sejak Oktober menyusul penurunan pada ekuitas AS karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi muncul kembali dan investor mempertanyakan potensi untuk kemajuan perdagangan AS-Sino.

MSCI Asia Pacific Index turun 0,4 persen pada pukul 8:08 pagi waktu Hong Kong. Indek itu masih di jalur untuk kenaikan 1 persen minggu ini. Indeks pada hari Rabu ditutup di level tertinggi sejak Oktober. Indeks Kospi Korea Selatan kehilangan 0,9 persen.

Saham di Jepang dan Korea menanggung beban penurunan awal, sementara futures pada Indeks S&P 500 merosot.

Penurunan terburuk dalam penjualan ritel AS dalam sembilan tahun membebani saham di Wall Street semalam, dan mengirim hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 2,65 persen. Tanda-tanda bahwa Kongres akan mencegah penutupan pemerintah lainnya membatasi penurunan dalam ekuitas sampai Presiden Donald Trump mengatakan ia bermaksud mengumumkan keadaan darurat nasional guna mendapatkan lebih banyak uang untuk tembok perbatasan. (sdm)

Sumber: Bloomberg

source

Asian stocks retreated from the highest levels since October following a dip in U.S. equities as economic-growth concerns resurfaced and investors questioned the potential for progress on U.S.-China trade.

The MSCI Asia Pacific Index dropped 0.4 percent as of 8:08 a.m. Hong Kong time. It’s still on course for a 1 percent gain this week. The gauge on Wednesday closed at its highest since October. South Korea’s Kospi index fell 0.9 percent.

Shares in Japan and Korea bore the brunt of the early losses, while futures on the S&P 500 Index dipped.

The worst drop in U.S. retail sales in nine years weighed on shares on Wall Street overnight, and sent the 10-year Treasury yield down to 2.65 percent. Signs that Congress would avert another government shutdown limited losses in equities until President Donald Trump said he intends to declare a national emergency to get more money for a border wall.

Source: Bloomberg

 

Solid Gold Berjangka