Solid Gold Berjangka

Djauhari Bicara 4 Peluang Bisnis Unggulan Pasca Pandemi | Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka Semarang | Setidaknya ada empat peluang bisnis yang dapat dikembangkan di masa pandemi COVID-19, yakni bisnis yang terkait gaya hidup dan makanan sehat, termasuk produk herbal. Selain itu, platform digital untuk penjualan pemasaran, dan pengantaran meningkat hampir dua kali lipat.

Di China, menurut Duta Besar RI untuk RRC Djauhari Oramangun, produk-produk yang dinilai dapat menjaga atau meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh penjualannya meningkat pesat. Ia antara lain mencontohkan sarang burung wallet yang oleh masyarakat China dianggap sebagai makanan para kaisar atau dicitrakan caviar dari timur.

Merujuk keterangan para ahli kesehatan di China, produk mengandung kolagen yang bagus untuk kulit dan bergizi tinggi. Karena itu harga jualnya sangat mahal.

“Minuman dari sarang burung walet itu enam botol kecil harganya mencapai Rp 4 juta. Beruntung, eksportir Indonesia sudah menguasai 74% pasar sarang burung walet di China,” kata Djauhari

Ketiga, dia melanjutkan, produk-produk yang ramah lingkungan juga akan lebih disukai masyarakat. Sebab selama beberapa bulan tinggal dan bekerja di rumah mereka sadar bahwa langit lebih cerah dan udara bersih dari polusi.

Keempat, produk atau layanan jasa yang bisa membantu memenuhi sikap dan jiwa empati terhadap sesama. Sebab, kata mantan Dubes RI di Rusia itu, dari amatannya di lingkungan masyarakat China dan Indonesia, maupun negara-negara lain di Eropa, ada kecenderungan pandemi ini membuat orang lebih peduli terhadap sesama.

“Jadi, ke depan tak cuma ada CSR (corporate social responsibility) tapi juga individual. Tinggal bagaimana bentuk usaha maupun jasa yang bisa mewujudkan hal tersebut. Ini menjadi tantangan baru,” tutur lelaki kelahiran Beo, Sulawesi Utara, 22 Juli 1957 itu.

Pada bagian lain, Djauhari Oratmangun menepis anggapan bahwa Belt and Road Initiative China sebagai upaya negeri itu untuk mengendalikan Indonesia maupun negara-negara lain yang dibantunya. Dia jugamengungkapkan tekadnya untuk terus memfasilitasi para pengusaha Indonesia masuk ke China. Hal ini agar neraca perdagangan RI-China bisa mengungguli China-Malaysia.

Sumber:detik.com – Solid Gold Berjangka