Solid Gold Berjangka ~ Emas jatuh, memperpanjang penurunan beruntun mingguan pertama sejak Mei, menyusul positifnya pasar ekuitas dan penguatan pada dolar menyakiti permintaan terhadap logam kuning ini menjelang pertemuan bank sentral di AS dan Jepang pekan ini.

Bullion untuk pengiriman segera turun 0,7 persen ke level $ 1,313.57 per ounce dan diperdagangkan di level $ 1,316.43 pada pukul 3:09 siang Singapura, harga publik Bloomberg menunjukkan. Logam ini turun 1,1 persen pekan lalu setelah merosot 2,1 persen minggu sebelumnya. Harga turun 0,5 persen di Shanghai Futures Exchange.

Rally emas tahun ini telah dipangkas dikarenakan dolar yang lebih kuat dan rebound dalam ekuitas sehingga mengurangi permintaan untuk logam sebagai penyimpan nilai. S & P 500 ditutup pada rekor tertinggi Jumat lalu di tengah tanda-tanda penguatan dalam ekonomi AS. Pembuat kebijakan Federal Reserve dijadwalkan bertemu pada 26-27 Juli nanti, dengan para pedagang memlihat di peluang 10 persen kemungkinan kenaikan suku bunga, sedangkan probabilitas untuk kenaikan pada bulan Desember naik menjadi 45 persen dari 12 persen pada awal bulan ini.

Holdings di exchange-traded funds yang didukung emas naik 0,6 metrik ton menjadi 2.005 ton pada hari Jumat, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan.

Di Cina, bullion kemurnian 99,99 persen turun 0,6 persen menjadi 283,25 yuan per gram ($ 1,318.67 per ounce) di Shanghai Gold Exchange.

Di Shanghai Futures Exchange, emas turun 0,5 persen menjadi 284,80 yuan per gram. Perak turun 0,8 persen menjadi 4.297 yuan per kilogram. Logam ini kehilangan 3 persen pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak 25 Maret. (Solid Gold Berjangka)

Sumber: Bloomberg

Source

Gold fell, extending the first back-to-back weekly drop since May, as buoyant equity markets and gains in the dollar hurt demand ahead of central bank meetings in the U.S. and Japan this week.

Bullion for immediate delivery dropped as much as 0.7 percent to $1,313.57 an ounce and traded at $1,316.43 at 3:09 p.m. in Singapore, Bloomberg generic pricing shows. The metal lost 1.1 percent last week after shedding 2.1 percent the week before. Prices slid 0.5 percent on the Shanghai Futures Exchange.

Gold�s rally this year has been trimmed as a stronger dollar and rebound in equities cut demand for the metal as a store of value. The S&P 500 ended at a record on Friday amid signs of strength in the U.S. economy. Federal Reserve policy makers meet on July 26-27, with traders pricing in 10 percent odds of a rate rise, while the probability for a move in December rose to 45 percent from 12 percent at the beginning of this month.

Holdings in gold-backed exchange-traded funds rose 0.6 metric tons to 2,005 tons on Friday, data compiled by Bloomberg show.

In China, bullion of 99.99 percent purity slid 0.6 percent to 283.25 yuan a gram ($1,318.67 an ounce) on the Shanghai Gold Exchange.

On the Shanghai Futures Exchange, gold declined 0.5 percent to 284.80 yuan a gram. Silver fell 0.8 percent to 4,297 yuan a kilogram. The metal lost 3 percent last week, the biggest weekly drop since March 25.

Source: Bloomberg

 

Solid Gold Berjangka