Hong Kong Resmi Melarang Partai Pro-Kemerdekaan – Solid Gold Berjangka

 

Solid Gold Berjangka ~ Hong Kong telah melarang sebuah partai politik yang mendukung kemerdekaan dari China. Ini merupakan isyarat lebih jauh tentang menguatnya cengkeraman China daratan terhadap wilayah semiotonom tersebut.

Menteri Keamanan, John Lee, Senin (24/9) mengumumkan bahwa Partai Nasional Hong Kong dilarang beroperasi berdasarkan peraturan yang menyebutkan tentang kepentingan keamanan nasional dan keselamatan masyarakat. Larangan resmi itu ditetapkan hanya dua bulan setelah ia memberitahu pendiri partai tersebut, Andy Chan, bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk melarang partai itu.

Ini adalah pertama kalinya bagi pemerintah Hong Kong secara resmi melarang partai politik sejak Inggris mengembalikan kedaulatan wilayah itu kepada Beijing pada tahun 1997.

Seorang peneliti Human Rights Watch yang berbasis di Amerika, Maya Wang, mengeluarkan pernyataan pada hari Senin (24/9) yang menyebut larangan terhadap partai itu sebagai “tonggak sejarah dalam serangan pemerintah Beijing dan Hong Kong terhadap kebebasan Hong Kong.”

Chan adalah satu dari banyak aktivis muda yang secara terbuka mengritik cengkeraman China yang kian kuat terhadap bekas koloni Inggris itu. Hong Kong mendapat otonomi yang besar berdasarkan formula “satu negara, dua sistem” yang diberlakukan sewaktu Beijing menerima kembali kontrol atas wilayah tersebut. Para aktivis berbeda pendapat antara mereka yang menginginkan otonomi lebih luas bagi Hong Kong, dan mereka yang menginginkan kemerdekaan penuh.

Partai Nasional Hong Kong yang prokemerdekaan muncul dari protes jalanan besar-besaran tahun 2014 yang disebut “Revolusi Payung” yang menuntut pemilu yang sepenuhnya bebas.

Sumber: voaindonesia

source

Hong Kong has banned a political party that advocates for independence from China, a further sign of the mainland’s tightening grip on the semi-autonomous territory.

Secretary for Security John Lee announced Monday the Hong Kong National Party is prohibited from operating under an ordinance that cites the interest of national security and public safety. The official ban comes just two months after he informed party founder Andy Chan the government was taking steps to outlaw the group.

This is the first time the Hong Kong government has officially banned a political party since Britain returned sovereignty to Beijing in 1997.

A researcher with U.S.-based Human Rights Watch, Maya Wang, issued a statement Monday calling the ban on the HKNP “a milestone in the Beijing and Hong Kong governments’ assault on Hong Kong’s freedoms.”

Chan is one of many young activists who have openly criticized the mainland’s tightening grip on the former British colony, which was granted a huge level of autonomy under the “one country, two systems” formula established when Beijing regained control of the territory. The activists are split between those seeking greater autonomy for Hong Kong, and those seeking full independence.

The pro-independence Hong Kong National Party was born out of the massive 2014 “Umbrella Revolution” street protests demanding fully free elections.

Chan warned last month that Hong Kong “is quickly being annexed and destroyed by China” in a speech before a group of foreign journalists. The group hosted Chan in defiance of Chinese demands to cancel the speech in Hong Kong.

Source: voanews

 

Solid Gold Berjangka