Solid Gold Berjangka ~ Minyak Lanjutkan Rebound, Selloff Pekan Lalu Terlihat Abaikan Pengetatan Pasokan

minyak8Solid Gold Berjangka ~ Minyak memperpanjang rebound karena Goldman Sachs Group Inc. dan Citigroup Inc. memperingatkan akan pengetatan pasar dan aksi jual pekan lalu ke level terendah dalam lima bulan tidak berdasarkan pada fundamental.

Minyak berjangka naik sebanyak 1,6 persen di New York, memperpanjang rebound 1,5 persen pada hari Jumat setelah turun ke posisi terlemah sejak November lalu. Menyeimbangkan kembali pasar berlanjut pada bulan lalu dan dibantu lebih jauh oleh perpanjangan pemotongan pasokan yang dipimpin oleh OPEC, Goldman Sachs mengatakan. Penurunan pada pekan lalu adalah “semuanya teknikal,” menurut Kepala Riset Komoditi Citigroup Ed Morse.

Minyak menutup penurunan mingguan ketiga pekan lalu dan melepaskan semua kenaikannya sejak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) sepakat pada bulan November tahun lalu untuk mengurangi produksi karena kekhawatiran akan upayanya diliputi oleh meningkatnya pasokan AS. OPEC akan bertemu pada 25 Mei mendatang untuk memutuskan apakah akan memperpanjang pemangkasan pasokan sampai paruh kedua tahun ini. Pengebor AS menaikkan jumlah rig yang menargetkan minyak mentah terbesar sejak April 2015, data Baker Hughes Inc. menunjukkan pada hari Jumat.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik sebanyak 74 sen menjadi $ 46,96 per barel di New York Mercantile Exchange sampai $ 46.88 pada pukul 08:19 pagi di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan sekitar 48 persen di atas rata-rata 100 hari. Kontrak WTI naik 70 sen menjadi $ 46,22 pada hari Jumat.

Minyak Brent untuk pengiriman Juli naik sebanyak 80 sen atau 1,6 persen menjadi $ 49,90 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga Brent turun 5,1 persen pekan lalu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan sampai Juli lebih besar $ 2,55 dari WTI.(frk)

Sumber: Bloomberg

Source

Oil extended its rebound as Goldman Sachs Group Inc. and Citigroup Inc. warned the market is tightening and that the selloff last week to the lowest in five months wasn�t based on fundamentals.

Futures rose as much as 1.6 percent in New York, extending Friday�s 1.5 percent rebound after dropping to the weakest since November. The market�s rebalancing progressed last month and may be helped further by an extension of OPEC-led supply cuts, Goldman Sachs said. Last week�s plunge was �all technicals,� according to Citigroup�s Head of Commodities Research Ed Morse.

Oil capped a third weekly drop last week and surrendered all its gains since the Organization of Petroleum Exporting Countries agreed in November to cut output as concerns mount its efforts are being overwhelmed by rising U.S. supply. OPEC will meet May 25 to decide whether to extend supply cuts through the second half of the year. U.S. drillers raised number of rigs targeting crude to the most since April 2015, Baker Hughes Inc. data showed Friday.

West Texas Intermediate for June delivery rose as much as 74 cents to $46.96 a barrel on the New York Mercantile Exchange as of $46.88 at 8:19 a.m. in Hong Kong. Total volume traded was about 48 percent above the 100-day average. The contract gained 70 cents to $46.22 on Friday.

Brent for July settlement climbed as much as 80 cents, or 1.6 percent, to $49.90 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange. Prices slid 5.1 percent last week. The global benchmark crude traded at a premium of $2.55 to July WTI.

Source: Bloomberg

 

SOLID GOLD BERJANGKA