Minyak Tahan Keuntungan Saat AS Menekan Sekutu untuk Mengakhiri Impor Iran – Solid Gold Berjangka

 

Solid Gold Berjangka ~  Minyak mempertahankan kenaikannya di atas $ 70 per barel seiring dengan AS yang menekan sekutunya untuk mengakhiri impor Iran pada tenggat waktu November dan setelah data industri menunjukkan persediaan Amerika menyusut.

Kontrak di New York sedikit berubah setelah naik 3,6 persen pada hari Selasa. Meskipun pemerintah AS tidak akan mengesampingkan pembebasan atau perpanjangan ke batas waktu 4 November, namun tidak membahasnya juga, menurut seorang pejabat Departemen Luar Negeri. Harga juga didukung oleh laporan industri yang menunjukkan persediaan minyak mentah Amerika turun 9,23 juta barel pekan lalu.

Minyak mendekati level tertingginya bulan Mei terkait keputusan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu pekan lalu untuk meningkatkan produksi minyak mentah terlihat “sedikit pendek” dari apa yang diperlukan untuk meredakan kekhawatiran pasokan dari Venezuela ke Iran. Arab Saudi berencana untuk memompa rekor jumlah minyak mentah pada bulan Juli, memulai salah satu lonjakan ekspor terbesarnya untuk menurunkan harga, menurut orang-orang yang memberikan penjelasan tentang kebijakan output negara tersebut.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Agustus diperdagangkan pada level $ 70,61 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 8 sen, pada pukul 9:15 pagi di Tokyo. Kontrak menguat $ 2,45 menjadi $ 70,53 pada hari Selasa. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 69 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent berjangka untuk penutupan harga bulan Agustus meningkat dan diperdagangkan pada level $ 76,52 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, naik 21 sen. Harga pada hari Selasa menambahkan $ 1,58 untuk ditutup pada level $ 76,31. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,91premium untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

source

Oil held gains above $70 a barrel as the U.S. pressed allies to end Iranian imports by a November deadline and after industry data showed American inventories declined.

Futures in New York were little changed after advancing 3.6 percent on Tuesday. While the U.S. administration wouldn’t rule out waivers or extensions to the Nov. 4 deadline, it isn’t discussing them either, according to a State Department official. Prices were also supported by an industry report that was said to show American crude inventories dropped by 9.23 million barrels last week.

Oil is approaching the highs of May as a decision by the Organization of Petroleum Exporting Countries and allies last week to increase crude production was seen “a little short” of what’s required to ease supply concerns from Venezuela to Iran. Saudi Arabia is planning to pump a record amount of crude in July, embarking on one of its biggest-ever export surges to cool prices, according to people briefed on the country’s output policy.

West Texas Intermediate crude for August delivery traded at $70.61 a barrel on the New York Mercantile Exchange, up 8 cents, at 9:15 a.m. in Tokyo. The contract rose $2.45 to $70.53 on Tuesday. Total volume traded was about 69 percent below the 100-day average.

Brent futures for August settlement climbed traded at $76.52 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange, up 21 cents. Prices on Tuesday added $1.58 to close at $76.31. The global benchmark traded at a $5.91premium to WTI.

Source : Bloomberg

 

 

 

Solid Gold Berjangka
baca juga
——————————————————————————————

Solidgold | Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen Karyawan Angkasa Pura II

Solidberjangka | Memahami Modus Operandi Dan Cara Kerja Penipuan

PT Solidberjangka | Kenali Ciri – Cirinya Penipuan Investasi

Solidgold Berjangka | Pengandaan Uang Berujung Penipuan

PT Solidgold Berjangka | Penipuan Modus Umroh

Solid Gold Berjangka | Cara ampuh lindungi transaksi perbankan Anda dari penipuan