Stok AS Disinyalir Turun Lebih Besar Dari Perkiraan, Minyak MenguatSolid Gold Berjangka

minyak9Solid Gold Berjangka Semarang  – Minyak naik pada hari kedua karena data industri dikatakan menunjukkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan pada stok minyak mentah AS.

Minyak berjangka Februari di New York naik 0,2 persen setelah menguat 0,6 persen pada Selasa. Persediaan turun 5,2 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan. Itu melebihi penurunan 3,15 juta barel untuk survei Bloomberg. Jika dikonfirmasi oleh data pemerintah Rabu, penurunan tersebut akan semakin memperparah situasi pasokan yang sudah diperketat dengan ditutupnya saluran pipa utama Laut Utara.

WTI untuk pengiriman Februari berada di $ 57,68 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 12 sen, pada pukul 9:14 pagi di Seoul. Total volume yang diperdagangkan sekitar 75 persen di bawah rata-rata 100 harinya. Kontrak Januari bertambah 30 sen pada hari Selasa hingga berakhir pada $ 57,46.

Brent untuk pengiriman Februari naik 39 sen atau 0,6 persen menjadi $ 63,80 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global mengakhiri sesi dengan premi sebesar $ 6,24 untuk WTI.

Minyak menuju penutupan tertinggi dalam sepekan karena data industri dikatakan menunjukkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan pada stok minyak mentah AS.

Minyak berjangka Februari di New York naik 0,4 persen setelah menguat 0,6 persen pada Selasa. Persediaan turun 5,2 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan. Data pemerintah pada hari Rabu diperkirakan akan menunjukkan persediaan menyusut sebesar 3,15 juta barel. Jika dikonfirmasi oleh data pemerintah, penurunan tersebut akan semakin memperparah situasi pasokan yang sudah diperketat dengan ditutupnya saluran pipa utama Laut Utara.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari berada di $ 57,75 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 19 sen, pukul 12:14 siang di Seoul. Total volume yang diperdagangkan sekitar 55 persen di bawah rata-rata 100 harinya. Kontrak Januari bertambah 30 sen pada hari Selasa hingga berakhir di $ 57,46. WTI, baru-baru ini di bulan Juni turun lebih dari 20 persen untuk tahun ini, telah bertahan di atas $ 55 per barel sejak pertengahan November.

Brent untuk pengiriman Februari naik 12 sen atau 0,2 persen menjadi $ 63,92 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange setelah naik 39 sen pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,17 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

Solid Gold Berjangka