Pt. Solid Gold Berjangka ~Referendum keluarnya Inggris dari zona Eropa atau yang dikenal dengan nama Brexit (British Exit), membuat pasar global mengalami tekanan. Nasib Inggris dalam keanggotaan Uni Eropa telah diputuskan meninggalkan Uni Eropa.

Keluarnya Inggris dinilai akan memberikan dampak yang tak terduga bagi perekonomian global.

“Yang kita takutkan terjadi tail risk. Tail risk adalah risiko yang tidak kita duga sebelumnya seperti kebangkrutan Lehman Brothers yang memicu krisis global tahun 2008,”

Dia bilang, Brexit juga bisa membuat investor beralih ke aset save haven seperti yen hingga dolar AS.

“Kalau memicu kepanikan dampaknya juga bisa ke aset-aset emerging market (negara bekembang),” imbuhnya.

Namun begitu, dirinya menuturkan, secara umum kondisi Indonesia dalam cukup baik. Tercermin dari tingkat inflasi dan defisit transaksi berjalan yang turun

Wacana Brexit benar-benar mengguncang pasar keuangan global. Pasar keuangan Indonesia pun ikut terdampak, termasuk Rupiah.

Menurut data Yahoofinance, Jumat (24/6/2016) siang, Rupiahmelemah ke posisi Rp13.475 per USD. Bahkan, hari ini Rupiah sempat menembus level Rp13.525.

Begitu juga data Bloomberg, Rupiah melemah ke Rp13.495 per USD. Rupiah sempat menyentuh level Rp13.528.

Tapi, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), Rupiah masih berada di posisi Rp13.296 per USD, tidak banyak berubah dari posisi sebelumnya Rp13.265.

Selain Rupiah, Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor bertaruh Inggris akan memilih tetap di Uni Eropa dalam referendum Brexit yang dipantau secara cermat.

Pemilih pergi ke tempat pemungutan suara pada Kamis untuk memberikan suara mereka guna memutuskan apakah Inggris akan meninggalkan atau tetap di Uni Eropa.

Penghitungan suara akan dimulai segera setelah jajak pendapat ditutup pada pukul 22.00 waktu setempat (21.00 GMT). Sebanyak 382 daerah penghitungan akan dibentuk, dengan 380 terletak di Inggris, Wales dan Skotlandia, satu di Irlandia Utara dan satu di Gibraltar.

Hasilnya diharapkan akan resmi dideklarasikan di Balai Kota Manchester pada Jumat waktu setempat.

Menurut enam jajak pendapat utama dari 18 Juni sampai 22 kubu “Tinggalkan” bersaing ketat dengan kubu “Tetap”.

Euro dan sterling menguat terhadap greenback pada Kamis karena pasar bertaruh kubu “Tetap” pada akhirnya akan menang. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17 persen menjadi 93,552 pada akhir perdagangan.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 18 Juni, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman menurun 18.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 259.000, di bawah konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, Kamis.

Penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS pada Mei 2016 berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 551.000, gagal memenuhi perkiraan pasar, kata Departemen Perdagangan, Kamis. Angka ini 6,0 persen di bawah tingkat April yang revisi pada 586.000.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1355 dolar dari 1,1302 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4803 dolar dari 1,4681 dolar. Dolar Australia naik ke 0,7598 dolar dari 0,7493 dolar.

Dolar dibeli 105,82 yen Jepang, lebih tinggi dari 104,43 yen pada sesi sebelumnya. Dolar merosot menjadi 0,9574 franc Swiss dari 0,9587 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2785 dolar Kanada dari 1,2845 dolar Kanada.

(solidgold)