Dolar jatuh untuk hari ketiga pada spekulasi jeda suku bunga – Solid Gold

 

Solid Gold ~ Dolar turun untuk hari ketiga secara beruntun terhadap para pesaingnya pada Senin di tengah meningkatnya spekulasi bank sentral AS akan jeda pada siklus kenaikan suku bunganya dalam beberapa bulan mendatang.

Terhadap sekeranjang saingannya, dolar turun seperempat persen menjadi 95,92, mendekati level terendah 2-1 / 2 bulan minggu lalu.

Dolar mengungguli mata uang lainnya pada 2018 karena The Fed menjadi satu-satunya bank sentral utama yang menaikkan suku bunganya. Jika Fed mempertahankan suku bunga pada 2019, analis melihat peluang tipis apresiasi greenback lebih lanjut. Pasar uang tidak mengharapkan kenaikan suku bunga lagi dari The Fed tahun ini.

Euro dan dolar Australia memimpin kenaikan dengan yang terakhir juga diuntungkan dari berita akhir pekan stimulus kebijakan yang tumbuh di China.

Dolar Australia, naik setengah persen menjadi $ 0,7140.(yds)

Reuters

source

The dollar fell for a third consecutive day against its rivals on Monday on growing bets the U.S. central bank will press the pause button on its rate hike cycle in the coming months.

Against a basket of its rivals, the dollar declined a quarter of a percent to 95.92, nearing a 2-1/2 month low hit last week.

The dollar outperformed other currencies in 2018 due to the Fed being the only major central bank to hike rates. If the Fed holds rates in 2019, analysts see slim chances of further greenback appreciation. Money markets expect no more rate hikes from the Fed this year.

The euro and the Australian dollar led gainers with the latter also benefiting from the weekend news of growing policy stimulus in China.

The Australian dollar, whose fortunes are closely correlated with China, gained half a percent to $0.7140.

Reuters

 

Solid Gold