emas 5Pt. Solid Gold Berjangka ~ Emas pertahankan penurunannya terkait naiknya ekuitas di belakang stimulus fiskal di Inggris dan Jepang, sementara laporan data tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan mengangkat ekspektasi untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun.

Bullion untuk pengiriman cepat diperdagangkan sedikit berubah di $ 1,355.49 per ons pada 10:42 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam menyentuh $ 1,375.34 pada hari Senin, level pembukaan tertinggi sejak Maret 2014. Perak berjangka di China sedang menuju penutupan tertinggi sejak Oktober 2013.

Minat terhadap aset berisiko telah kembali ke pasar global, dengan saham reli terkait ekspektasi Bank of England akan memangkas suku bunganya pada pertemuan minggu ini, sementara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan ia berencana untuk menambah stimulus fiskal menyusul kemenangan pemilu koalisi yang berkuasa itu. Sebuah lonjakan permintaan untuk aset haven tahun ini di tengah gejolak pasar keuangan pasca pemungutan suara Brexit di Inggris, dan jeda di jalur pengetatan moneter Federal Reserve AS, telah mendorong emas ke level tertingginya dalam lebih dari dua tahun.(solid gold)

Sumber: Bloomberg

source

Gold held a decline as equities climbed on the back of possible fiscal stimulus in the U.K. and Japan, while a better-than-expected U.S. jobs report raised expectations for an interest rate increase by year-end.

Bullion for immediate delivery traded little changed at $1,355.49 an ounce at 10:42 a.m. in Singapore, according to Bloomberg generic pricing. The metal touched $1,375.34 on Monday, the highest intraday level since March 2014. Silver futures in China are heading for the highest close since October 2013.

Risk appetite has returned to global markets, with shares rallying on expectations the Bank of England will cut rates at a meeting this week, while Japan�s Prime Minister Shinzo Abe said he planned to add fiscal stimulus following the ruling coalition�s election victory. A surge in demand for haven assets this year amid financial market turmoil following the Brexit vote in the U.K., and a pause in the U.S. Federal Reserve�s monetary tightening path, had pushed gold to its highest in more than two years.

Source : Bloomberg