tol bawenPt. Solid Gold Berjangka ~ Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono kembali meninjau lokasi proyek tol di Tuntang Salatiga seminggu jelang lebaran. Melewati gerbang tol Bawen-Salatiga, Basuki langsung meninjau pengerjaan jalur alternatif yang akan memecah arus jika terjadi kemacetan di Bawen menuju Salatiga.

Dari hasil pantauan detikcom, pengerjaan jalur alternatif yang menggunakan Wet Lean Concrete (WLC) ini telah hampir selesai digunakan untuk dapat digunakan pemudik sebagai jalur alternatif satu arah yang mengarah ke Solo atau Sragen.

Basuki mengatakan jalur alternatif yang sekiranya akan digunakan pada siang hari, jika seandainya terjadi kemacetan di malam hari, jalur ini juga akan dibuka untuk malam hari.

“Kita bisa lihat sendiri jalan yang alternatif nantinya mau kita utamakan untuk siang, tapi nanti kalau di sana macet total, pastinya akan ke sini,” ujarnya di sela-sela kunjungannya di jalur alternatif tol Bawen-Salatiga, Semarang, Rabu (29/06/16).

“Yang jelas dengan kondisi kayak gini ini sudah lebih dari cukup. Sehingga ini tidak dibayangkan jalan alternatif fungsional dipaksakan. Kita sudah persiapkan ini sampai dengan aman,” tambahnya.

Ia mengungkapkan jalur alternatif ini nantinya dapat digunakan oleh pemudik pada H-3 Lebaran atau hari minggu mendatang. Saat ini pengerjaan sedang pada tahap pengecoran jembatan Tuntang yang ditargetkan sabtu sudah selesai. Namun jalur ini sebenarnya sudah bisa dilewati lewat jalur bawah meskipun belum dibuka untuk umum.

“Nanti ada jembatan yang besok baru mau di cor. Selama 2 hari, kamis hingga sabtu, minggu mungkin baru bisa beroperasi. Sekarang kita bisa lewat tapi lewat bawah,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Umum Trans Marga Jateng (TMJ), Djadjat Sudrajat mengatakan pihaknya telah menyiapkan rambu-rambu, safety dan penerangan untuk jalur alternatif yang total investasinya mencapai Rp 1,3 triliun tersebut.

“Safety nya sudah disiapkan, ada pita kejutnya di sini, ambulans, penerangan dan juga rambu-rambunya. Peralatan juga sudah disiapkan,” pungkasnya.

Jalur yang dibuka dari tol Bawen menuju Salatiga ini sudah berupa WLC. Jika jembatan Tuntang sudah bisa dilewati, maka pengguna tol bisa langsung tembus ke daerah Suruh tanpa melewati Kota Salatiga.
(solid gold)