Pt. Solid Gold Berjangka ~ Bulan suci Ramadan telah usai. Kini, dunia merayakan hari kemenangan, Idul Fitri.

Beberapa negara Islam tentu memiliki tradisi unik dalam merayakan hari kemenangan ini. Hal ini juga yang terjadi di Indonesia.

Mudik, menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Lebaran. Bertemu dengan sanak keluarga di daerah asal seperti kewajiban yang harus dijalani setiap muslim yang merantau ke ibu kota.

Karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, tentunya perayaan Idul Fitri menjadi lebih meriah.

Hal ini yang dirasakan oleh beberapa duta besar negara tetangga. Menurut mereka, merayakan Lebaran di Indonesia sedikit berbeda dengan di negaranya karena lebih ramai.

Ingin tahu kisah Lebaran mereka di Indonesia, berikut ceritanya:

duta-besar-pakistan-untuk-indonesia-rev11. Duta Besar Pakistan untuk Indonesia

Mohammad Aqil Nadeem, Duta Besar Pakistan untuk Indonesia mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin,” demikian ucapnya saat ditemui di kediaman Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia di Kebayoran Baru, Jakarta.

Sembari menunggu giliran berfoto dengan Wamelu A.M Fachir, Dubes Nadeem mengatakan suasana Idul Fitri di Jakarta sangat terasa.

“Saya sangat senang, Idul Fitri di sini sangat ramai, orang saling mengucapkan kata maaf,” katanya.

Selain itu, Dubes Nadeem merasa senang karena kondisi lalu lintas di Jakarta yang cukup lengang.

“Tidak ada macet, itu bagus,” tutupnya.(solid gold)

duta-besar-malaysia-untuk-indonesia-rev12. Duta Besar Malaysia untuk Indonesia

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim sangat gembira bertemu awak media di sela-sela perayaan Idul Fitri di kediaman Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia A. M. Fachir di Jakarta.

Usai mengucapkan selamat hari raya, Dubes Zahrain menyebutkan Idul Fitri di Jakarta merupakan yang terbaik.

“Selamat hari raya Idul Fitri. Hari raya Lebaran di Jakarta is the best in the world. Tidak ada macet, saya cukup senang karena jalanan cukup sepi, aman sekali,” ucapnya.

Dubes Zahrain mengatakan dirinya juga membuat halal bi halal di kedutaannya.

“Tadi pagi saya bikin program halal bi halal di kedutaan. Masyarakat diaspora Malaysia hampir 500 orang yang datang, termasuk kawan-kawan dari Indonesia,” ucapnya.

Meski demikian, sang dubes juga merindukan merayakan Idul Fitri di Malaysia.

“Saya rindu cucu-cucu saya di KL,” tutupnya.(solid gold)

dubes-inggris-untuk-indonesia-rev13. Dubes Inggris untuk Indonesia

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, merupakan duta besar muslim Inggris pertama yang bertugas di Indonesia. Dubes Moazzam, demikian dia biasa disapa, menyebutkan ini tahun pertamanya merayakan Idul Fitri di Jakarta.

“Ini tahun kedua saya jadi dubes, tapi ini hari raya Idul Fitri saya pertama di Jakarta. Tahun lalu saya mudik ke London, tapi saya pikir, kampung saya sudah pindah ke Jakarta, jadi saya memutuskan Lebaran di sini,” ucapnya berkelakar kepada awak media.

Dubes Moazzam menyebutkan, dirinya pagi tadi melakukan Salat Idul Fitri di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta.

“Pagi tadi, saya salat di masjid Sunda Kelapa dengan para pengurus yang sudah saya kenal juga,” katanya.

Dia menyebutkan merayakan Idul Fitri di Indonesia sangat menyenangkan sebab hampir semua orang merayakannya.

“Suasana cukup berbeda dari Inggris, meski banyak warga muslim tapi kami masih minoritas, jadi suasananya sedikit kurang. Berbeda dengan Indonesia, khususnya Jakarta, tidak macet, tapi ramai. Sangat enak,” serunya dalam bahasa Indonesia yang lancar.

Bagi Dubes Moazzam, ketupat dan opor ayam khas Indonesia menjadi makanan paling disukainya pada Idul Fitri tahun ini.

“Tentu saja kita harus mulai dengan ketupat dan opor, sangat enak. Es campur, favorit saya juga,” tutupnya. (solid gold)

 

Sumber Merdeka