Mimpi Jokowi jadikan Natuna sebagai pusat pelelangan ikan ASEANPt. Solid Gold Berjangka ~Presiden Joko Widodo menginginkan Natuna bisa menjadi pusat lelang ikan di kawasan regional atau se-ASEAN. Maka dari itu, presiden meminta untuk dibangun infrastruktur, tempat pendingin penyimpanan ikan (cold storage) dan fasilitas pendukung lainnya di Natuna.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja mengatakan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tersebut masih dalam tahap pembangunan. Nantinya, pusat lelang tersebut direncanakan akan seluas 1.000 meter.

“Tempat pelelangan ikan sedang dibangun. Tahap pertama untuk 200 ton ikan, dan tahap kedua untuk 3.000 ton ikan. Luasnya untuk 1.000 meter,” kata Sjarief di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (13/7).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan, masih banyak hal-hal yang harus diperbaiki untuk membangun pusat lelang ikan terbesar di Asia Tenggara tersebut. Sehingga, pihaknya belum mengetahui kapan tempat pelelangan ikan bisa diselesaikan.

“Ini yang akan dirapatkan lagi, karena masih ada yang harus diperbaiki, seperti internet, listrik untuk cold storage. Dan dalam satu bulan ini nanti akan kita lakukan rapat kabinet terbatas untuk mengaprove semua kesepakatan ini,” jelas Rizal di tempat yang sama.

Selain itu, dia menargetkan proses pengusaha nasional bidang tangkap ikan untuk beroprasi di wilayah Natuna bisa selesai sebelum akhir Oktober 2016. Mengingat, masih ada masalah perizinan terkait kapal ikan nasional.

“Kita minta dari Kementerian Perhubungan untuk memberikan sertifikat. Kita akan lakukan pemutihan (kapal) karena banyak yang melanggar karena di markdown. Kita putihkan kemudian diukur ulang. Lalu dikasih izin tangkap untuk Natuna,” tandasnya.

(solid Gold)

sumber merdeka