Solid Gold ~ Minyak Tahan Keuntungan Seiring Menyusutnya Pasokan AS

 

minyak8Solid Gold ~ Minyak menahan kenaikan di dekat penutupan tertingginya dalam hampir tiga minggu terakhir karena persediaan minyak mentah AS yang menyusut memicu harapan untuk penurunan produksi OPEC yang akhirnya mulai berlaku.

Kontrak sedikit berubah di New York setelah naik 0,8 persen pada hari Rabu untuk ditutup pada level tertinggi sejak 28 April lalu. Stok AS menurun 1,75 juta barel pada pekan lalu untuk penurunan enam kali berturut-turut, menurut data pemerintah. Produksi minyak mentah AS turun untuk pertama kalinya dalam 13 minggu terakhir, mengakhiri kenaikan terpanjang sejak 2012.

Rusia dan Arab Saudi, yang termasuk produsen terbesar dari 24 produsen yang sepakat untuk mengurangi produksi mereka mulai bulan Januari lalu, mengatakan bahwa mereka mendukung perluasan pembatasan selama sembilan bulan untuk memberi dukungan terhadap stok global untuk mencapai tingkat yang ditargetkan oleh Organization of Petroleum Negara-negara Pengekspor dan sekutu-sekutunya. Harga telah merosot sejak mencapai level 19 bulan tertinggi pada bulan Februari dengan spekulasi bahwa melonjaknya produksi AS akan melemahkan usaha OPEC.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada level $ 49 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 7 sen pada pukul 9:16 pagi waktu Seoul. Harga minyak naik 41 sen ke level US $ 49,07 pada hari Rabu. Total volume yang diperdagangkan sekitar 48 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman Juli melemah 8 sen ke level $ 52,13 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut naik 56 sen atau 1,1 persen, ditutup pada level $ 52,21 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 2.78 premium sampai Juli untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

source

Oil held gains near its highest close in almost three weeks as shrinking U.S. crude inventories stoke expectations OPEC-led production cuts are finally taking effect.

Futures were little changed in New York after rising 0.8 percent on Wednesday to close at the highest since April 28. U.S. stockpiles dropped by 1.75 million barrels last week for a sixth straight weekly decline, according to government data. The nation�s crude production fell for the first time in 13 weeks, ending the longest stretch of gains since 2012.

Russia and Saudi Arabia, the largest of the 24 producers that agreed to reduce output starting in January, said that they�re in favor of extending the curbs for nine months to give global stockpiles more time to reach the level targeted by the Organization of Petroleum Exporting Countries and its allies. Prices have slipped since reaching a 19-month high in February on speculation that surging U.S. production will undercut OPEC efforts.

West Texas Intermediate for June delivery traded at $49 a barrel on the New York Mercantile Exchange, down 7 cents at 9:16 a.m. in Seoul. Prices gained 41 cents to settle at $49.07 on Wednesday. Total volume traded was about 48 percent below the 100-day average.

Brent for July settlement fell 8 cents to $52.13 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange. The contract gained 56 cents, or 1.1 percent, to close at $52.21 on Wednesday. The global benchmark crude traded at a $2.78premium to July WTI.

Source : Bloomberg

 

 

SOLID GOLD