Pemangkasan produksi OPEC akan berlanjut, Minyak catat penguatan – Solid Gold

 

Solid Gold – Harga minyak naik tipis pada hari Senin setelah Menteri Perminyakan Saudi Khalid al-Falih mengatakan penghentian pemangkasan pasokan yang dipimpin OPEC setidaknya sebelum Juni, sementara sebuah laporan menunjukkan aktivitas pengeboran minyak AS turun selama tiga pekan beruntun.

Berita tersebut memberi tekanan untuk pasar minyak yang telah merangkak naik di pekan sebelumnya seiring melonjaknya produksi minyak AS serta melesunya ekonomi terutama di Asia dan Eropa.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level $56,26 per barel pada 00.16 GMT, turun 19 sen, atau 0,3%, dari penyelesaian terakhirnya.

Minyak mentah berjangka Brent berada di level $ 65,91 per barel, turun 17 sen, atau 0,3%.

Menteri Perminyakan Saudi Khalid al-Falih mengatakan kepada Reuters pada hari Minggu bahwa terlalu dini untuk mengubah kebijakan produksi OPEC+ pada pertemuan kelompok tersebut pada bulan April.(yds)

Sumber: Reuters

Source

Oil prices edged up on Monday after Saudi oil minister Khalid al-Falih said an end to OPEC-led supply cuts was unlikely before June, while a report showed U.S. drilling activity fell for a third straight week.

The news took downward pressure from oil markets that had built the previous week on the back of surging U.S. crude output and an economic slowdown especially in Asia and Europe.

U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude oil futures were at $56.26 per barrel at 0016 GMT, down 19 cents, or 0.3 percent, from their last settlement.

Brent crude futures were at $65.91 per barrel, down 17 cents, or 0.3 percent.

Saudi oil minister Khalid al-Falih told Reuters on Sunday it would be too early to change OPEC+ output policy at the group’s meeting in April.

Source: Reuters

 

 

Solid Gold