rudysmith882.centerblog.netPt. Solid Gold Berjangka ~ Emas menuju reli mingguan terpanjang nya dalam dua tahun. dipicu oleh ketidak pastian mengenai keputuasn Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, dengan investor sekarang mengalihkan perhatian mereka pada laporan pekerjaan bulanan AS.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan di level $1,358.45 per ons pada pukul 08.58 pagi waktu Singapura, dari level $1,360.45 pad hari Kamis, menurut harga public Bloomberg. Logam ini melonjak ke level $1,375.28 pada 6 Juli lalu yang merupakan level tertinggi dalam dua tahun, dan naik 1.3 persen minggu ini. Logam kuning ini menuju kenaikan minggu keenam, yang tercatat sebagai rentetan kenaikan mingguan terpanjang sejak Juli 2014.

Emas sudah reli 28 persen tahun ini seiring permintaan untuk aset haven meningkat di tengah ketidakpastian di pasar efek dari Brexit dan seiring pedagang mengurangi taruhan pada kenaikan suku bunga Fed tahun ini. Investor sekarang menunggu laporan data payroll non-farm AS hari ini seiring pejabat Fed mengatakan kekhawatirannya terhadap penciptaan lapangan kerja pada pertemuan terakhir mereka, yang digelar sebelum referendum Brexit. (solid gold)

Source: Bloomberg

source

Gold headed for the longest run of weekly gains in two years, bolstered by the uncertainty surrounding the U.K.�s vote to leave the European Union, with investors turning their attention to a monthly U.S. jobs report.

Bullion for immediate delivery traded at $1,358.45 an ounce at 8:58 a.m. in Singapore, from $1,360.45 on Thursday, according to Bloomberg generic pricing. The metal jumped to $1,375.28 on July 6, the highest in more than two years, and is up 1.3 percent this week. It�s heading for a sixth week of gains, the longest streak since July 2014.

Gold has rallied 28 percent this year as demand for haven assets surged amid market uncertainty after the Brexit vote and as traders reduced bets on the Federal Reserve increasing interest rates this year. Investors are waiting for Friday�s U.S. non-farm payrolls report as Fed officials flagged concern over job creation at their last meeting, which was held before the British referendum.

Source: Bloomberg