Pt. Solid Gold Berjangka ~ Lembaga pemeringkat Standard & Poor (S&P) mencabut peringkat utang AAA yang selama ini disandang Inggris. Peringkat AAA diberikan kepada emiten dengan ekspektasi terendah terhadap risiko gagal bayar terhadap emiten lain.

Penurunan peringkat utang akan berdampak pada seberapa besar biaya yang dikeluarkan emiten untuk meminjam uang di pasar keuangan internasional. Secara teori, emiten yang memiliki peringkat utang yang tinggi akan dikenakan bunga yang rendah dan begitu sebaliknya.

S&P mengatakan hasil referendum dapat berdampak pada “penurunan performa ekonomi Inggris, termasuk sektor layanan keuangannya yang besar”.

Lembaga tersebut menyebut ada risiko “krisis konstitusional” jika hasil referendum keluar dari Uni Eropa akan memantik referendum pemisahan Skotlandia dari Inggris.

“Kami memandang bahwa adanya perbedaan mendalam antara Partai Konservatif dan masyarakat secara keseluruhan mengenai masalah Eropa tidak akan pulih cepat dan mungkin akan mempengaruhi stabilitas pemerintah serta memperumit pembuatan kebijakan ekonomi dan bidang lainnya,” sebut lembaga S&P.

S&P juga memperingatkan bahwa ketidakpastian mengenai isu-isu kunci terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa akan mencederai kepercayaan investor dan merisikokan investasi eksternal yang vital.

Langkah serupa juga diterapkan lembaga pemeringkat Fitch yang menurunkan peringkat utang Inggris dari AA+ ke AA. Fitch memprediksi akan ada “perlambatan mendadak” pada pertumbuhan ekonomi Inggris dalam jangka pendek.

Sebelumnya, pada Jumat (24/06), lembaga pemeringkat Moody’s mengubah pandangannya terhadap peringkat utang jangka panjang Inggris dari “stabil” menjadi “negatif”.

Mereka mengatakan hasil referendum itu akan memiliki “implikasi negatif bagi prospek pertumbuhan jangka menengah Inggris”. (solid gold)