Solid Gold ~ Riuhnya Pengeboran Minyak, Ciptakan Kota Hantu

Solid Gold ~Selama 150 tahun terakhir, pertambangan minyak semakin marak yang menyebabkan terciptanya – dan ditinggalkannya – ratusan kota di penjuru dunia.

Di banyak tempat di planet ini, adanya pertambangan minyak menciptakan pemukiman baru di wilayah yang sebelumnya tidak ditinggali manusia. Di mana ada minyak, biasanya di situ ada manusia.

Tetapi, mereka tidak selamanya di situ. Dunia dipenuhi dengan kota-kota hantu yang dulunya adalah tempat bagi pengusaha dan para pekerjanya yang bermimpi mengubah cairan hitam pekat itu menjadi emas.

Ini tidak hanya sejarah. Dengan harga minyak mentah yang harganya setengah lebih murah dibandingkan tiga tahun lalu, banyak kota-kota itu – utamanya orang Amerika Serikat – kini ditinggalkan selagi keuntungan menguap.

“Orang datang dan pergi,” komentar sejarawan William Caraher di Universitas Dakota Utara, “dan ada sisa-sisa yang ditinggalkan dalam berbagai jenis.”

Sejumlah foto ini hanya mengungkap tempat-tempat yang dibangun – dan kemudian diabaikan – karena minyak.

Mentryville, California

California adalah rumah bagi kota-kota pengeboran yang bermasalah. Mentryville kini sepenuhnya diabaikan, tetapi Anda mungkin masih melihatnya sebagai lokasi syuting sejumlah episode serial X-files, the A-team, dan Murder, She Wrote. Dilaporkan bahwa ketika banyak penghuni Mentryville pergi pada 1930-an, beberapa orang membongkar rumahnya dan mengambil material yang berguna. Mereka, dikatakan, terlalu miskin untuk membeli atau membangun rumah baru di tempat lain. Hari ini, warga di kota terdekat Bakersfield mengalami ‘masa buruk’ pertambangan minyaknya sendiri. Seperti yang dilaporkan BBC News baru-baru ini, bisnis lokal mengalami kesulitan karena pengangguran – yang disebabkan oleh jatuhnya harga minyak baru-baru ini.

Burbank, Oklahoma

Oklahoma adalah sebuah negara bagian yang memiliki banyak kota-kota hantu yang dilupakan, termasuk Burbank. Pada 1920-an, ini adalah rumah bagi 3.000 orang, tetapi pada 1930 jumlahnya tinggal 372 saja. Banyak kota lain di Oklahoma seperti Three Sands dan Whizbang, juga mengalami penurunan populasi selagi harga minyak turun atau produksi menjadi otomatis.

 

Williston, Dakota Utara

Baru empat tahun lalu, berita-berita menyebutkan ada keriuhan bisnis minyak di kota seperti Williston, Dakota Utara, dengan kekayaan segar. Pertumbuhan sangat pesat sehingga perumahan harus dibangun untuk pekerja yang tertarik dengan harapan di Bakken – formasi batu kuno di mana kebanyakan pengeboran minyak dan gas telah dimulai. Tetapi, harga minyak yang rendah menyebabkan banyak dari industri ini gulung tikar dan orang-orang meninggalkannya. “Sejumlah (perumahan jangka pendek) dihuni oleh penduduk liar tetapi di banyak rumah lainnya kosong,” jelas Caraher, yang mempelajari rumah pekerja di wilayah ini. “Jika harga minyak tidak kunjung naik, pemiliknya tidak perlu membuat rencana.”

Polphaiol, Skotlandia


Sejumlah kota hantu tidak pernah menjadi rumah bagi siapapun. Inilah yang terjadi di Polphail di Skotlandia. Kota ini dibangun pada tahun 1970-an sebagai akomodasi bagi lebih dari 500 staf untuk pekerjaan platform minyak terdekat. Namun, pekerjaan itu tidak pernah dibuka, dan Polphail ditinggalkan menjadi reruntuhan.

Al Jazirah Al Hamra, Uni Emirat Arab

Godaan minyak bisa memikat orang untuk pergi jauh meninggalkan kota yang populasi awalnya cukup stabil, seperti yang terjadi di distrik Al Jazirah Al Hamra di Uni Emirat Arab (dulu bekas pelabuhan ikan). Ketika warga meninggalkan kota ini pada akhir 1960-an untuk bekerja di industri minyak, kota seperti diabaikan. “Mungkin masa depan dunia adalah kota hantu,” kata Caraher, merefleksikan daftar panjang tempat yang dibangun dan diruntuhkan oleh pengeboran minyak dan pertambangan mineral. Tampaknya cukup aman mengatakan bahwa manusia mengikuti kesempatan – dan tidak sebaliknya.

Solid Gold