Sri Wahyuni Dapat Perak, Menpora: Selamat, Rp 2 Miliar Jadi HakmuSolid Gold ~ Rp 2 Miliar sah, menjadi milik Sri Wahyuni

Solid Gold ~ Sesuai janji, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan memberikan bonus pemerintah sebesar Rp 2 miliar kepada peraih medali perak Indonesia dari cabang olahraga angkat besi, Sri Wahyuni.

Yuni berhasil meraih medali perak di kelas 48 kilogram. Atlet yang baru berusia 21 tahun itu berhasil mencatat total angkatan 192 kilogram (85 kg snactch dan 107 kg clean & jerk).

Menpora yang menyaksikan momen sukses itu langsung menyelamati Yuni. Tak lupa, dia mengingatkan Yuni bahwa bonus 2 miliar rupiah sesuai janji pemerintah sudah sah menjadi miliknya.

“Selamat ya Yuni, bonus dari pemerintah sebesar Rp 2 Miliar telah menjadi hakmu,” ujar Menpora dalam rilis resmi Kemenpora kepada JawaPos.com.

Sebelum kontingen Indonesia berangkat ke Rio, Menpora memang sudah menegaskan, bahwa bonus menanti mereka yang meraih medali. Rp 5 miliar bagi perah medali ema, Rp 2 miliar bagi pengoleksi perak, dan Rp 1 miliar untuk perunggu.

Nominal itu lima kali lipat dari bonus sama pada Olimpiade London empat tahun lalu. Saat itu, peraih perak diganjar Rp 400 juta dan perunggu Rp 200 juta.

Kebijakan pemerintah tak berhenti di situ saja, ada pula tunjangan hari tua untuk peraih medali olimpiade yang akan diberikan seumur hidup.

“Rp 20 juta per bulan untuk peraih emas, Rp 15 juta per bulan untuk peraih perak, dan Rp 10 juta per bulan peraih perunggu. Tapi akan diberikan per tahun, yakni Rp 240 juta untuk peraih emas, Rp 180 peraih perak dan Rp 120 juta peraih perunggu,” jelas Menpora beberapa waktu lalu.

Dengan kata lain, Yuni akan memperoleh tunjangan 180 juta rupiah setiap tahun dari pemerintah berkat raihan medali perak di Olimpiade Rio 2016. Selamat untuk Sri Wahyuni. Semoga semakin berprestasi. (Solid Gold)

Solid Gold