saham jepang 1Pt. Solid Gold Berjangka ~ Saham Jepang naik, memangkas penurunan mingguan, seiring menguatnya saham eksportir dan investor menunggu laporan bulanan pekerjaan AS untuk mengukur implikasinya bagi kebijakan moneter.

Indeks Topix naik 0,5 persen ke level 1,232.69 pada pukul 09:09 pagi waktu Tokyo, dikarenakan yen stabil di level 100,84 per dolar setelah tiga hari meraih keuntungan. Indeks Nikkei 225 Average menguat 0,6 persen. Dengan investor yang masih berjuang untuk menilai dampak dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, fokusnya sekarang semakin beralih ke data ekonomi AS yang dapat memberikan petunjuk untuk kesehatan ekonomi global.

Data perdagangan Jepang yang dirilis Jumat menunjukkan surplus transaksi berjalan Mei sebesar 1,8 triliun yen mengalahkan estimasi ekonom. Negara ini bersaiap untuk melakukan pemilihan majelis tinggi pada hari Minggu, di mana setengah kursi majelis akan diperebutkan. Investor mengamati apakah koalisi yang berkuasa akan memenangkan mayoritas sebesar dua-pertiga, sehingga memungkinkan Perdana Menteri Abe untuk mempercepat baik kebijakan ekonomi nya atau revisi konstitusi nasional pasifis. (solid gold)

Sumber: Bloomberg

source Japanese shares rose, paring a weekly decline, as exporters gained and investors awaited a monthly U.S. jobs report to gauge its implications for monetary policy.

The Topix index added 0.5 percent to 1,232.69 as of 9:09 a.m. in Tokyo, as the yen was steady at 100.84 per dollar after three days of gains. The Nikkei 225 Average Index added 0.6 percent. As investors struggle to assess the impact from the U.K.�s vote to leave the European Union, the focus is increasingly turning to key data that may provide clues to the health of the global economy.

Japan trade data released Friday showed the May current account surplus was 1.8 trillion yen, beating economist estimates. The country is headed for an upper-house election on Sunday, where half the house seats will be contested. Investors are watching whether the ruling coalition will win a two-thirds majority, allowing Prime Minister Abe to push forward either his economic policies or a revision of the nation�s pacifist constitution.

Source: Bloomberg