pensiunSolid Gold ~ Sebelum Pensiun, Dipersiapkan Hal – hal berikut

Solid Gold ~ Pensiun… pensiun… pensiun…. Kata-kata ini sedang marak didengar akhir-akhir ini. Apakah itu pensiun normal di usia 55-56 atau 58 atau pun pensiun dini. Sempat terbersit berita bahwa usia pensiun akan diperpanjang. Hal ini tentu saja menjadi angin positif buat kita, selama kita juga tahu dan sudah mempersiapkan dana pensiun dengan baik dan benar.

Banyak orang yang belum menyadari seberapa besar sih dana pensiun yang harus dipersiapkan. OK sebagai gambaran saja mari kita buat simulasi perhitungan sederhana. Bila anda saat ini usia 30 tahun dan hidup dengan Rp 5 juta per bulan, maka dengan usia pensiun normal di 55 anda masih punya waktu 25 tahun lagi sebelum pensiun.

Bila inflasi alias kenaikan biaya hidup rata-rata per tahunnya sekitar 12% (ini angka rata-rata kenaikan biaya hidup), maka ketika anda pensiun anda akan membutuhkan biaya hidup sebesar Rp 85 juta per bulan saja.

Angka Rp 85 juta ini bila dikalikan 12 akan menjadi Rp 1 miliar,20 juta per tahun biaya hidup anda nanti. Nah, bila harapan hidup anda selama 20 tahun dari pensiun (usia 55-75 tahun), maka dengan mudahnya anda memerlukan sedikitnya Rp 20 miliar untuk pensiun.

Angka ini belum memperhitungkan kenaikan biaya hidup (alias inflasi) semasa pensiun anda nanti. Bila memperhitungkan biaya Rp 1 miliar,20 juta tadi naik sebesar 12% per tahun saja (setara inflasi saat ini), maka total dana pensiun yang anda butuhkan bisa mencapai di atas Rp 75 miliar (angka riilnya harus dihitung detil per orang).

Stres? Kaget? Sudah pasti. Nah bagaimana persiapannnya dan apa saja yang harus kita perhatikan sebelum membuat perencanaan pensiun? Dalam artikel sebelumnya sudah dibahas 3 komponen yang harus dipersiapkan, nah mari kita lanjutkan apa lagi yang harus kita persiapkan untuk pensiun ini? Siapa yang akan mengurus anda ketika tua dan berapa biayanya?

Pernahkah terpikirkan oleh kita semua atau anda semua, ketika anda sudah tua nanti siapa kira-kira yang akan mengurus/membantu mengurus kehidupan anda? Anggota keluarga? Sepertinya tidak mungkin, karena anak anda hanya 1 atau 2, paling banyak 3 orang, dan mereka sibuk dengan kehidupan mereka sendiri nanti. Asisten rumah tangga? Atau suster? Berapa besar biayanya? Coba pikirkan deh.

Perbanyak Dana Cadangan Anda.
Meskipun ada sudah pensiun anda akan tetap membutuhkan dana cadangan alias dana darurat atau dikenal dengan Emergency Fund. Anda tidak tahu kondisi darurat apa saja yang bisa terjadi di saat anda pensiun. Biasanya berhubungan dengan kesehatan anda.

Lakukan evaluasi dan identifikasi sumber ‘penghasilan’ anda di saat anda pensiun nanti.

Anda sudah melakukan perhitungan dan evaluasi pengeluaran anda, nah sekarang lakukan hal yang sama dengan penghasilan anda. Yes, meskipun anda sudah tidak bekerja bukan berarti anda tidak punya penghasilan. Darimana sajakah penghasilan anda tersebut? Bisa jadi dari Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan anda (dahulu Jamsostek), lalu mungkin saja anda mempunyai Dana Pensiun dari tempat anda bekerja seperti DPPK atau DPLK.

Pertanyaan berikutnya adalah, Apakah ada penghasilan lainnya? Apabila ada dari mana saja sumber penghasilan tersebut serta nominalnya. Hal ini diperlukan sehingga anda bisa mengetahui seberapa banyak penghasilan pensiun yang akan anda dapatkan nanti.

Jangan lupa untuk merevisi strategi investasi anda.

Yang harus kita ingat adalah, cara kita berinvestasi dan strategi investasi kita selama 25 tahun terakhir (sebelum pensiun) pasti akan berbeda dengan strategi kita 25 tahun ke depan (setelah pensiun). Ketika kita berinvestasi untuk dana pensiun kita, target kita adalah mengakumulasi dana sebanyak banyaknya melalui strategi investasi yang agresif. Ketika anda pensiun, maka anda akan lebih fokus dengan bagaimana dana pensiun anda memberikan penghasilan bulanan di saat yang bersamaan tetap mengalahkan inflasi.

Apakah Anda Sudah Punya Surat Wasiat?
Apabila anda sudah punya surat wasiat kapan surat tersebut dibuat? Apakah ada perubahan terhadap isi surat tersebut? Apabila terdapat perubahan maka anda harus melakukan revisi terhadap isi dari surat wasiat tersebut. Apabila anda belum mempunyai surat wasiat, inilah saatnya untuk mulai berpikir apa saja yang ingin anda masukan ke dalam surat wasiat anda dan mulailah membuatnya.

Terakhir, Apakah Anda Semangat Dengan Pensiun Anda?
Ini adalah pertanyaan penting, apakah anda bersemangat bila membicarakan pensiun? Bila iya maka bagus berarti anda tidak mempersiapkan dananya saja. Bila tidak, jangan khawatir berarti anda bisa mempersiapkan aktivitas anda selama pensiun. Anda bisa sekolah lagi, ambil kursus, terampilan baru, atau memulai pekerjaan lain yang sama sekali baru dibandingkan pekerjaan dan keterampilan anda sebelum pensiun. (Solid Gold)

Sumber http://finance.detik.com

Solid Gold