Trump Desak Arab Saudi untuk Tingkatkan Produksi, Minyak Jatuh – Solid Gold

 

Solid Gold ~ Minyak turun dari level tertingginya dalam lebih dari tiga tahun karena Presiden AS Donald Trump mendesak Arab Saudi untuk meningkatkan produksi.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 2,2 persen setelah kenaikan 1 persen pada hari Jumat. Kicauan Trump di Tweeter pada hari Sabtu mengatakan bahwa raja Saudi setuju untuk secara efektif meningkatkan produksi minyak ke kapasitas maksimumnya dalam menanggapi gejolak di Iran dan Venezuela. Sementara Gedung Putih mendukung pernyataannya malam itu, Trump menuntut dalam sebuah wawancara TV yang ditayangkan Minggu bahwa OPEC menghentikan apa yang disebutnya manipulasi pasar minyak mentah dan bersikeras kelompok itu memompa lebih banyak.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun sebanyak $ 1,64 ke $ 72,51 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 73,56 pada 8:52 pagi di Tokyo. Kontrak naik 70 sen menjadi $ 74,15 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan lebih dari dua kali lipat di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman September turun sebanyak 1,6 persen menjadi $ 77,99 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak Agustus, yang berakhir Jumat, menguat 5,2 persen pekan lalu. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,74 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

source

Oil fell from the highest level in more than three years as U.S. President Donald Trump put pressure on Saudi Arabia to increase output.

Futures in New York dropped as much as 2.2 percent after a 1 percent gain Friday. Trump tweeted on Saturday that the Saudi king agreed to effectively boost oil production to its maximum capacity in response to turmoil in Iran and Venezuela. While the White House backed off his assertion that evening, Trump demanded in a TV interview aired Sunday that OPEC stop what he called its manipulation of the crude market and insisting the group pump more.

West Texas Intermediate crude for August delivery declined as much as $1.64 to $72.51 a barrel on the New York Mercantile Exchange and traded at $73.56 as of 8:52 a.m. in Tokyo. The contract rose 70 cents to $74.15 on Friday. Total volume traded was more than double above the 100-day average.

Brent for September settlement fell as much as 1.6 percent to $77.99 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange. The August contract, which expired Friday, added 5.2 percent last week. The global benchmark traded at a $6.74 premium to WTI for the same month.

Source : Bloomberg

 

 

Solid Gold