rondePt. Solid Gold Berjangka ~Berada kota berhawa sejuk seperti Salatiga, hidangan serba hangat
biasanya menjadi pilihan tepat untuk disantap, terlebih lagi saat malam hari tiba. Wedang ronde salah satu pilihannya. Minuman penghangat badan ini banyak dijumpai di sepanjang Jalan di Salatiga. Sejak sore hingga tengah malam, puluhan pedagang wedang ronde berjejer lesehan di pinggir-pinggir jalan tersebut.
Tetapi, di antara banyaknya pedagang ronde, ada satu warung wedang ronde yang cukup populer. Ya, Wedang Ronde Jago. Dinamakan demikian, karena pada jaman dulu warung tersebut berjualan bersamaan dengan distributor Jamu Jago. Wedang Ronde Jago mulai berjualan pada tahun 1964, dan sempat berhenti beberapa tahun karena situasi politik dan keamanan Indonesia yang kurang stabil pada masa itu. Pada tahun 1968, warung ronde ini kembali berjualan hingga sekarang.
Letak warung tersebut memang nylempit di belakang Pos Polisi Pasar Salatiga tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman No. 9. Namun jangan salah, meski berada di lorong pasar, tetapi pelanggannya tidak sedikit.
Wedang Ronde Jago dijual Rp 8.000 per porsi. Aroma wedang benar-benar wangi. Ketika diminum, jahenya sangat terasa. Istimewanya, dalam satu mangkuk wedang ronde spesial ini berisi bermacam-macam manisan.
Selain terdapat dua macam bulatan ronde, besar dan kecil, semangkuk wedang ronde tersebut berisi manisan buah beligo, manisan jeruk kipia (semacam jeruk sunkis), manisan pala, kacang rebus, sagu biji delima, agar-agar, dan kolang-kaling. Kemudian di atasnya ditaburi serbuk rumput laut yang serupa kristal.
Tidak ketinggalan beberapa camilan yang tersedia di atas meja bisa menjadi teman wedang ronde, seperti gorengan, tape ketan hijau, bipang, atau beberapa jenis camilan di dalam toples-toples tua yang berjajar rapi. Selain itu, mie kopyok dan batagor juga siap dipesan untuk mengenyangkan perut.

(Solid Gold)